Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

FGD Covid-19, Keteladanan Pemimpin Kunci Sukses Penanganan Pandemi

Hadir langsung Peneliti Utama Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M ITS, Ir Tri Ahmadi, Ph D. 

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/HASYIM ARFAH
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bekerjasama dengan akademisi membuat Forum Discussion Group (FGD) Riset Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi Sulsel.  

"Pemerintah adalah Jarum dan masyarakatnya adalah benang, Masyarakat sulsel adalah masyarakat yang akan mengikuti keteladanan pemimpin ibarat benang yang mengikuti jarum. Sehingga untuk menuntaskan dan mengubah pola perilaku masyarakat terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19 wajid harus dicontohkan oleh pemimpin, tokoh agama, tokoh masyarakat," katanya. 

Sementara itu, Sudirman Natsir, S.Ked, MWH, PhD yang menjelaskan hasil riset yang dilakukan bersesuaian dengan data yang telah dipaparkan oleh Peneliti Utama  Tri Achmadi. 

Sudirman Natsir kemudian berharap New Normal harus terlihat lebih cool di kalangan muda sehingga 3M menjadi sesuatu yang tidak memberatkan dan sendirinya masyarakat menjalankan 3M tersebut. 

Natsir mencontohkan negara-negara luar yang sukses melakukan 3M pada masyarakatnya dengan konsep maskulinitas (gaya hidup keren).

Pada akhir paparannya Natsir menekankan untuk memperkuat literasi kuman dan literasi higienitas sehingga masyarakat paham bahaya kuman/ virus sejak dini dan terbiasa dengan pola hidup sehat/bersih.

Setelah Sesi paparan dari peneliti BNPB dan narasumber, FGD dilanjutkan dengan tanggapan dan diskusi dari berbagai elemen masyarakat yang ikut bergabung dalam FGD online tersebut. 

FGD tersebut dihadiri oleh Perwakilan dinas Kesehatan Sulsel, drg. Ita Lestari Anwar (koordinator Relawan Milenial), Ustad H Abdul Rahman Lc MM (Tokoh Masyarakat/Pesantren), Erwin Saputra M.Pd (Sekretaris Masika ICMI), dr wahyudi Muchsin (Sekretaris IDI makassar), Samsang Samsir, S.S (Kord. FIK ORNOP Sulsel), Dr H Islahuddin, M.Pd (Guru, Tokoh Masyarakat/Agama), Lutfi Gunawan Alam, SE (PD Pasar Raya Makassar), Muhammad Anas SPd ( Guru/Pendidik), Andi Syamrizal MT (Akademisi UIN), Surveyor Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi  Sulsel. 

Islahuddin menyoroti keseriusan pemerintah dalam penuntasan Covid-19 yang belum istiqomah dalam penuntasan covid. 

Islahuddin memberi contoh misalnya di Makassar timbul tenggelamnya pemeriksaan pemeriksaan protokol kesehatan, adanya standar ganda dalam penegakan aturan. 

Islahuddin setuju dan menguatkan paparan narasumber AS kambie kalau masyarakat teladan dan panutan dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama. 

"Penuntasan covid ini jangan kendor sampai tuntas," katanya. 

Samsang Samsir juga menekankan bahwa penuntasan Covid dan Perubahan Perilaku Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan 3M di Provinsi  Sulsel sangat bergantung dari keseriusan dan keteladanan pemerintah. 

Erwin Saputra kemudian melanjutkan diskusi dan menitik beratkan solusi dengan mengedepankan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat umum dengan penekanan pada keluarga, ibu dan remaja. 

Moderator kemudian meminta gambaran dan tanggapan Lutfi Gunawan Alam, SE (PD Pasar Raya) bagaimana keadaan penerapan protokol kesehatan 3M di lingkungan non formal seperti pasar. 

Lutfi kemudian menjelaskan keadaan real di lapangan yang memang membutuhkan kesabaran dan keseriusan dalam penanganannya karena dihadapkan dengan kebutuhan untuk hidup dan virus. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved