UU Cipta Kerja
Demo Omnibus Law Berlanjut, Kominfo Sebut Tarif Internet Murah dan Berkualitas dalam UU Cipta Kerja
Gejolak Demo Omnibus Law, Kominfo Sebut UU Cipta Kerja Buat Tarif Internet Lebih Murah: dengan Kualitas Lebih Baik
TRIBUN-TIMUR.COM - Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law masih berlanjut di beberapa kota di Indonesia.
Sedangkan Kominfo Sebut Tarif Internet Murah dan Berkualitas jika UU Cipta Kerja diberlakukan.
Baca juga: Kuota Internet Kemendikbud Cair, Begini Cara Cek Bantuan Kuota Gratis Telkomsel, Tri, XL, dan Axis?
Baca juga: Detik-detik Penyerangan Sekretariat & Pembakaran Ambulans Nasdem di Depan UNM, 13 Orang Ditangkap
Sampai saat ini, UU Cipta Kerja, masih menjadi polemik di Tanah Air.
Gerakan mahasiswa menolak UU tersebut masih menyalak, diiringi berbagai opini pro dan kontra dari sejumlah pihak.
Setelah Hotman Paris sempat menyinggung dampak positif UU Cipta Kerja untuk pesangon buruh, kali ini kabar positif lain muncul dari Kemkominfo.

Dilansir dari Kompas.com, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Latif mengatakan UU Cipta Kerja dapat berpengaruh pada tarif internet.
Anang mengatakan, tarif internet kemungkinan bisa menjadi lebih murah dengan kualitas yang lebih baik.
"Tarif (internet) untuk masyarakat bisa lebih murah dan kualitas jauh lebih baik," kata Anang, dikutip dari Antara via Kompas.com.
Baca juga: KLIK eform.bri.co.id/bpum Cek Nama Dapat BPUM BRI/BLT UMKM Rp 2,4 Juta, eform.bni.co.id login & BSM?
Baca juga: Viral Prediksi Togel HK, SDY, Cambodia, Macau dan Prediksi Togel SGP, Begini Hukum Judi dalam Islam?
Adapun pernyataan Anang muncul saat mengisi diskusi "Memperluas Infrasruktur TIK di Pedesaan Indonesia" bersama Facebook Connectivity, Rabu (21/10/2020).
Anang menjelaskan, tarif murah itu berkat landasan hukum yang tercipta dari UU Cipta Kerja.
Landasan itu berlaku bagi penyelenggara telekomunikasi untuk berbagi infrastruktur.

Atau infrastructure sharing, baik pasif maupun aktif, secara business to business.
Konsep berbagi ini, dikatakan Anang merupakan cara yang efisien.
Apalagi mengingat pembangunan infrastruktur sektor telekomunikasi yang sangat mahal.
Baca juga: Bahagianya Meggy Wulandari dengan Suami Barunya, Tinggal di Makassar dan Bone, Ngaku Betah Plus Mau?
Baca juga: Ini Cara Cek Kuota Internet Gratis Telkomsel dari Kemendikbud, Sudah Cair Pastikan Masuk di Nomormu
Menurut BAKTI, konsep berbagi infrastruktur mampu membuat Indonesia berkompetisi lebih tinggi ke tingkat dunia.