Breaking News:

Tribun Pasangkayu

Polres Pasangkayu Ringkus Komplotan Curat, Amankan 39 Unit Ponsel Curian

Waka Polres Pasangkayu, Kompol Ade Chandra mengatakan, para pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat yang kemudian dikembangkan dari

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
ist
Wakapolres Pasangkayu Kompol Ade Chandra pimpin rilis penangkapan komplotan Curat yang beraksi di Kecamatan Surudu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Komplotan pencurian dan pemberetan (curat) yang beraksi di toko Arief Celluler, Kecamatan Saruru, berhasil diringkus oleh Satuan Reskim Polres Pasangkayu.

Waka Polres Pasangkayu, Kompol Ade Chandra mengatakan, para pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat yang kemudian dikembangkan dari rekaman CCTV pada toko Arief Celluler.

"Pelaku melancarkan aksi saat pemilik toko pulang ke kampung halaman di Kabupaten Sengkang pada tanggal 9 Oktober 2020," ujar Ade Chandra, Senin (19/10/2020).

Saat kembali, dia mendapati tokonya dalam keadaan terbuka dan tidak melihat puluhan handphone yang tersimpan dalam etalase.

Sehingga ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sarudu.

Dikatakan, satu pelaku inisial I (40) awalnya ditangkap di Majene.

Kerjasama antara Sat Reskrim Polres Pasangkayu, Unit Reskrim Polsek Sarudu dan di back up Tim Passaka Polres Majene.

Polisi kemudian mengembangkan kasus dengan mengejar tersangka lain.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Pandu Arief Setiawan menyebutkan, tersangka I melakukan Curat bersama AJ (37) dan A (38).

"Kemudian kami mengembangkan ke penadah barang curian tersebut di desa Karossa yakni T (41) dan MT (41). Keduanya warga Desa Bunde Kecamatan Sampaga, Mamuju,"ujarnya.

Polisi menyita barang bukti berupa 39 unit handphone berbagai merk lengkap degan dosnya, dua unit handphone merk Nokia.

Satu unit sepeda motor yamaha Vino, satu buah linggis, satu lembar sarung, satu buah koper, satu buah pahat, uang Tunai sebesar Rp 6.7 juta dan rekaman CCTV.

"Tersangka I, AJ dan S disangka dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 Jo Pasal 55 dan 56 dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan untuk T dan MT disangka dengan pasal 363 Subs Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 Subs Pasal 480 ayat (1) dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,"pungkasnya.(tribun- timur.com).

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved