Breaking News:

Ketua KNPI Luwu Timur: KPU dan Bawaslu Tidak Boleh Diintervensi

Disisi lain, agar pilkada tetap berjalan baik, protokol kesehatan Covid-19 perlu diperketat dan dilaksanakan konsisten.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Ketua KNPI Luwu Timur, Hendrik Amir 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur meminta KPU dan Bawaslu menjaga netralitasnya selama tahapan Pilkada 2020 berlangsung.

Ketua KNPI Luwu Timur, Hendrik Amir mengatakan netralitas KPU dan Bawaslu juga menjadi hal yang prinsip.

"Dua lembaga ini sangat punya peran penting demi terciptanya demokrasi yang baik," kata Enda sapaan Hendrik kepada TribunLutim.com, Jumat (25/9/2020).

Menurutnya, integritas KPU dan Bawaslu harus dijunjung tinggi demi terciptanya pesta demokrasi sesuai amanah UU.

"KPU dan Bawaslu tidak boleh diintervensi oleh pihak manapun. Karena dia hanya melaksanakan aturan yang ada, seperti PKPU dan Perbawaslu," kata Enda.

Disisi lain, agar pilkada tetap berjalan baik, protokol kesehatan Covid-19 perlu diperketat dan dilaksanakan konsisten.

Edukasi terkait Covid-19 masih tetap harus disosialisasikan secara massive. Disisi lain demokrasi tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan manusia.

"Saya berharap KPU dan Bawaslu lebih cenderung menterjemahkan dengan hadirnya PKPU yang berkaitan dengan Covid-19,"

"Jangan sampai Pilkada juga akan menghadirkan cluseter baru," imbuhnya.

Pilkada Luwu Timur akan diikuti dua pasangan calon yaitu Thorig Husler-Budiman yang sebelumnya sudah resmi menjadi paslon dan berhak menggunakan nomor urut 1.

Kemudian penantangnya yaitu Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri yang tengah menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan pada 25-26 September 2020 di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

IBAS-RIO mantap menantang Husler-Budiman setelah diusung Partai Nasdem (4 kursi) dan Demokrat (2 kursi).

Sedangkan Husler-Budiman diusung Golkar (7 kursi), Gerindra (4 kursi), PAN (4 kursi), PDIP (3 kursi), Hanura (3 kursi), PKB, PKS dan PBB masing-masing satu kursi.

Dimana syarat maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2020 Luwu Timur, minimal mengantongi dukungan enam kursi.

Pertarungan antara Husler-Budiman dan IBAS-RIO di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, diprediksi banyak kalangan bakal berlangsung sengit.

Adapun Daftar Pemilih Sementara (DPS) Luwu Timur sebanyak 201.765. Jumlah pemilih laki-laki 103.437, sedangkan perempuan 98.328 dari 127 desa/kelurahan dan 538 TPS.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved