Breaking News:

PSBB Jakarta

Siapa Bilang Presiden Jokowi Tak Setuju PSBB Jakarta? Terbantahkan dengan Jumpa Pers Anies Baswedan

Siapa Bilang Presiden Jokowi Tak Setuju PSBB Jakarta? Terbantahkan dengan Jumpa Pers Anies Baswedan

Tribunnews.com/Biro Pers Sekretariat Presiden
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden RI Jokowi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Siapa Bilang Presiden Jokowi Tak Setuju PSBB Jakarta? Terbantahkan dengan Jumpa Pers Anies Baswedan Minggu (13/9/2020).

Sama-sama Pengusaha Tapi Jusuf Kalla Dukung PSBB Jakarta Beda dengan Budi Hartono Orang Terkaya No 1

Rika Susi Waty Guru SMP yang Viral Setelah Bicara dengan Presiden Jokowi, Sorot PJJ Nadiem Makarim

Gubernur Anies Baswedan Berlakukan PSBB Jakarta Kali Ini Sangat Ketat, 5 Aktivitas Dibatasi

Desas-desus Presiden Jokowi tidak setuju PSBB Jakarta akhirnya terjawab.

Beredar wacana jika RI-1 menolak PSBB Jakarta. Namun faktanya, Tim Gugus Covid-19 Pusat menyebut pemerintah pusat setuju PSBB Jakarta diberlakukan lagi.

Juru Bicara Satuan Tugas ( Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan, pemerintah pusat mendukung keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengetatkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

"Pada prinsipnya, pemerintah pusat selalu mendukung seluruh pemerintah daerah, pada aspek ini adalah Pemerintah DKI Jakarta," ujar Wiku dalam konferensi pers bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disiarkan melalui Youtube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Wiku menilai, langkah DKI Jakarta mengetatkan PSBB bertujuan supaya kasus Covid-19 di wilayah Ibu Kota terkendali dan menurun.

Tujuan yang tidak kalah penting, yakni mengenai keselamatan tenaga kesehatan yang berjibaku menangani pasien Covid-19.

"Agar semuanya bisa terkendali dengan baik dan kasusnya bisa menurun dan keselamatan dari tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan bisa terjaga dengan baik," kata Wiku.

Selain itu, Wiku menyebut bahwa keputusan pengetatan PSBB itu juga bagian dari mekanisme prinsip gas dan rem dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta.

Dengan demikian, ia berharap masyarakat betul-betul bisa menjalaninya.

"Ini yang harus kita lalui, sehingga terjadi keseimbangan dan masyarakat betul-betul bisa menjalani adaptasi kebiasaan baru," terang Wiku.

Sebelumnya, Provinsi DKI Jakarta mengetatkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) selama dua pekan mulai 14 sampai 25 September 2020.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat yang disiarkan melalui Youtube Pemprov DKI, Minggu (13/9/2020).(*)

 Sama-sama Pengusaha Tapi Jusuf Kalla Dukung PSBB Jakarta Beda dengan Budi Hartono Orang Terkaya No 1

 Rika Susi Waty Guru SMP yang Viral Setelah Bicara dengan Presiden Jokowi, Sorot PJJ Nadiem Makarim

 Gubernur Anies Baswedan Berlakukan PSBB Jakarta Kali Ini Sangat Ketat, 5 Aktivitas Dibatasi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas Covid-19: Pemerintah Pusat Dukung PSBB di DKI Jakarta", 

Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved