6 Fakta Gatot Nurmantyo sang Deklarator KAMI, Panglima TNI di Era Presiden SBY hingga Jokowi
Selain jadi deklarator, Gatot Nurmantyo juga ikut menjadi salah satu Presidium KAMI bersama Din Syamsuddin dan Rochmat Wahab.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
1. Karier di TNI
Gatot Nurmantyo Heran di Negeri Mayoritas Muslim Digaungkan Phobia Terhadap Masjid
Gatot Nurmantyo adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1982 dan berpengalaman di kecabangan infanteri baret hijau Kostrad.
Karier pria kelahiran Tegal 13 Maret 1960 di dunia militer terbilang cukup cemerlang.
Sebelum ditarik ke Jakarta, Gatot Nurmantyo pernah berdinas di Papua menjadi Komandan Kodim 1707/Merauke kemudian Komandan Kodim 1701/Jayapura.
Setelah pindah ke Jakarta, karier Gatot Nurmantyo semakin menanjak.
Ia pernah menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat), Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, dan Gubernur Akademi Militer.
Kemudian pada 2013, ia diangkat menjadi Panglima Komando Cabang Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ke-35.
Setahun menjabat Pangkostrad, Gatot Nurmantyo menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 2014–2015.