Opini
Berkarya Adalah Cara Efektif Mempertahankan Kemerdekaan
Pembacaan teks Poklamasi oleh Bung Karno 75 tahun silam, menjadi tonggak awal perjalanan bangsa ini menuju kemerdekaan sejati.
Berkarya tidak cukup hanya sebatas menciptakan ide, tapi bagaimana merealisasikan ide-ide menjadi cipta.
Ide tanpa tindakan nyata hanya sia-sia saja. Dunia tidak memanggil orang yang punya banyak bakat, banyak ide atau punya otak besar. Yang diperlukan adalah orang yang mau mengambil tindakan.
Bayangkan saja kita mengkonsumsi air mineral dalam kemasan botol, yang awalnya dianggap gagasan gila.
Ide menjual air mineral tanpa rasa dan warna dianggap sebagai gagasan yang tidak logis. Orang mungkin mengatakan, untuk apa beli air minum mentah, air sumur pun jadi.
Namun siapa sangka, hingga kini air minum kemasan menjadi produk yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia.
Dibalik air minum kemasan yang kita konsumsi sehari-hari terdapat perjuangan yang keras dan ide-ide cemerlang yang direalisasikan dari seorang anak Indonesia yang pernah banyak diremehkan oleh banyak pihak.
Mereka pikir yang dilakukan hanyalah memasukkan air kran ke dalam botol. Sebetulnya, tantangannya adalah membuat air yang terbaik, mengemasnya dalam botol yang baik dan menyampaikannya ke konsumen. Ungkap the founder Brand AQUA, Tirto Utomo,
Menanamkan Sikap Optimisme
“Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia. Sikap optimisme Bung Karno bisa dijadikan panutan buat generasi muda dalam pembangunan bangsa dan negara.
“Efek globalisasi jangan dijadikan alasan terjadinya krisis optimisme di Indonesia. Optimis bahwa anak-anak bangsa adalah aset bangsa yang hebat yang dapat menciptakan karya dan cipta untuk negeri ini. Menumbuhkan sikap optimisme bagi generasi muda tentunya tetap menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dan koridor sebagai bangsa Indonesia.
Mari kita memanfaatkan kesempatan dan waktu yang ada untuk berkarya dan terus berkarya. Apalah arti kemerdekaan yang telah diperjuangkan pahlawan kita dulu, kalau kita tak mampu menjaganya.
Dirgahayu bangsaku, dirgahayu negeriku. Merdeka untuk berkarya !
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurul-huda-semm.jpg)