Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penghasilan Edo Putra dari YouTube, Kini Ditangkap Polisi Setelah Bikin Konten Prank Sampah

Dalam video berdurasi 11 menit 56 detik terlihat Edo Putra bersama rekannya membagikan kantong plastik yang disebut daging kepada dua ibu-ibu.

Editor: Anita Kusuma Wardana
Istimewa
Youtuber Edo Putra ditangkap Polisi setelah bikin aksi prank sampah kedok daging kurban 

TRIBUN-TIMUR.COM- Nama Youtuber, Edo Dwi Putra yang merupakan pemilik kanal Edo Putra Official tuai kontroversi.

Nama Edo Putra jadi sorotan setelah membuat prank daging berisi sampah viral di media sosial Instagram dan Facebook.

Dalam video berdurasi 11 menit 56 detik terlihat Edo Putra bersama rekannya membagikan kantong plastik yang disebut daging kepada dua ibu-ibu.

Tampak kedua wanita tersebut gembira dan berterima kasih terhadap bingkisan yang diberikan.

"Senang lah dapat rezeki," ujar salah satu korban.

Setelah Edo pergi, ibu tersebut membuka bingkisan dan terkejut bahwa yang didapat bukan daging melainkan sampah.

Edo kemudian kembali mendatangi dua korbannya dan meminta maaf.

Setelah itu, ia memberikan uang Rp 500.000 kepada korbannya.

Aksi Youtuber Edo Putra Menjadi Sorotan, Prank Bagi Daging Ternyata Isi Sampah, Berakhir Minta Maaf
Aksi Youtuber Edo Putra Menjadi Sorotan, Prank Bagi Daging Ternyata Isi Sampah, Berakhir Minta Maaf (YouTube)

Keluarga Sebut Settingan

Paman YouTuber Edo Putra, Makmun (38) mengatakan, video prank daging berisi sampah yang dibuat keponakannya itu adalah settingan.

"Sebenarnya itu sudah di-setting. Kepentingannya cuma buat konten," kata Makmun, Minggu (2/7/2020).

Kata Makmun, dua korban prank sampah itu adalah ibu dan orangtua dari teman Edo.

"Itu ibunya dan yang satunya orangtua temannya," ungkapnya.

Ditangkap Polisi

Setelah video prank miliknya viral di-chanel YouTube-nya bernama Edo Putra Official, ia kemudian pun ditangkap polisi.

"Sudah diamankan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji melalui pesan singkat, Minggu.

Kata Anom, ia belum memastikan motif dari pelaku membuat video tersebur karena saat ini Edo masih diperiksa.

"Besok baru akan disampaikan (rilis) lengkap semuanya," ujarnya.

Penghasilan dari YouTube

Dikutip dari Kompas.com, Dikatana Edo, akun Youtube yang dikelolanya itu awalnya merupakan teaser video berita.

Dalam satu bulan, channel Youtube tersebut diakui Edo mendapatkan penghasilan Rp 5 juta.

Namun, seiring berjalan waktu, Edo memiliki ambisi untuk meningkatkan subscriber dengan membuat konten sampah.

"Dari THR sampai daging isi sampah itu korbannya saya kenal semua. Karena orang terdekat saya," kata Edo saat di Polrestabes Palembang, Senin (3/8/2020).

Untuk meningkatkan jumlah pengikut, Edo bahkan mengeluarkan pernyataan kotor dengan memakan bulu bagian tubuhnya jika telah menembus 10.000 subscriber.

"Saya menyesal telah membuat konten ini.Mulanya ini channel teaser berita tapi karena saya ingin subscriber nya naik kami buat channel begitu.konten ini ide saya sendiri, "jelasnya.

Sedangkan tersangka Diky Firdaus (20), mengaku belum mendapatkan hasil apapun sejak mengikuti Edo sebagai YouTuber.

"Saya tidak bekerja, jadi hanya bantu-bantu Edo saja. Kalau uang belum dikasih," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setahun Jadi YouTuber, Pelaku Prank Daging Sampah Edo Putra Mengaku Raih Rp 5 Juta Per Bulan"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved