Pasar Sentral Lamasi Terbakar

Pasar Sentral Lamasi Luwu Terbakar Saat Warga Salat Idul Adha

Setelah berjuang keras bersama warga, pada pukul 11.14 Wita kobaran api berhasil dipadamkan.

TRIBUN TIMUR/CHALIK
Pasar Sentral Lamasi di Desa Wiwitan Timur, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kebakaran, Jumat (31/7/2020) pagi. 

TRIBUNLUWU.COM, LAMASI - Disaat masyarakat muslim melaksanakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah, Pasar Sentral Lamasi di Desa Wiwitan Timur, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kebakaran, Jumat (31/7/2020) pagi.

Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak mengatakan, enam unit ruko terbakar akibat kebakaran ini.

"Pagi tadi setalah Salat Idul Adha, di dampingi Camat Lamasi saya mengunjungi korban kebakaran di Pasar Sentral Lamasi," kata Syukur.

Menurutnya, kebakaran di akibatkan oleh pembakaran sampah.

"Semoga yang mendapat musibah di Hari Raya Kurban ini selalu sabar menerima cobaannya," ucapnya.

Sementara itu, Tim UPT Dinas Pemadam Kebakaran sektor Walenrang-Lamasi (Walmas) yang menerima informasi via telepon oleh warga bernama Suarjo pada pukul 07.34 Wita, langsung menuju ke lokasi menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran

Setelah berjuang keras bersama warga, pada pukul 11.14 Wita kobaran api berhasil dipadamkan.

"Sekitar tiga jam tim berjuang memadamkan api agar tidak meluas. Meski demikian, kejadian kebakaran ini telah menghanguskan enam unit ruko dengan perkiraan jumlah kerugian mencapai Rp 2 miliar," kata Kadis Damkar Luwu Achmad Awwabin.

Kejadian ini tidak menyebabkan adanya korban luka maupun korban jiwa.

"Untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terjadi lagi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi-potensi terjadinya kebakaran, seperti pada instalasi listrik dalam bangunan yang bisa mengakibatkan arus pendek, pembakaran sampah, proses masak memasak di dapur dan lain-lain," jelasnya.

"Contoh-contoh tersebut adalah faktor yang dominan sebagai penyebab kebakaran di Luwu dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor itu, kita berharap potensi terjadinya bencana kebakaran dapat diminimalisir," tambahnya.

Jika terjadi kebakaran dalam wilayah Luwu, masyarakat dapat menghubungi posko Kota Belopa dengan nomor telepon 0853 3398 0888, Posko Larompong Selatan (0852 5505 5757), Posko Ponrang (0852 9855 2758), dan Posko Walenrang (0852 9855 2759).

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved