Breaking News:

OPINI PAKAR

Kampus Humaniversity dan Cara Unhas Merespon Covid-19

Keberanian Unhas mengambil risiko ini tentu dengan perhitungan yang matang. Banyak informasi di medsos beredar betapa 'menyeramkannya' Unhas saat ini.

FB Ridwan Amiruddin
Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM MKes MSc PH (Ketum PERSAKMI Indonesia) 

Oleh: Ridwan Amiruddin
- Ketua Prodi Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat dan staf Departemen Epidemiologi FKM Unhas.
- Ketua Persakmi Indonesia dan PAEI Sulsel.

Dies Universitas Hasanuddin ke-64 tahun kali ini akan berlangsung pada September 2020 dengan tema besar "Mengokohkan Unhas Sebagai Humaniversity Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru".

Tentu dalam usia yang dewasa seperti ini Unhas telah menjadi dapur pemikiran peradaban bangsa melewati berbagai tantangan.

Berbagai torehan prestasi tentu sudah tak terbilang jumlahnya.

Dengan kapasitas student body sekitar 30.000 mahasiswa, tenaga pengajar/dosen sekitar 2.500 orang, tentu dengan publikasi ilmiah yang terus menanjak dan berbagai inovasi yang sedang dikembangkannya.

Pada dies kali ini, panitia mendapat tantangan tersendiri.

Banjir di Kecamatan Dua Boccoe, Warga Butuh Bantuan Air Bersih dan Makanan

Alhamdulillah, 64 Narapidana LPP Sungguminasa Sembuh dari Covid-19

Bagaimana adaptasi kebiasaan baru dapat diterapkan pada kehidupan kampus dalam berbagai agenda yang direncanakan dengan mengacu pada penerapan protokol kesehatan secara optimal.

Lebih jauh, dalam mempersiapkan diri memasuki tahun akademik baru 2021.Unhas telah melakukan terobosan dengan memutuskan untuk memastikan bahwa semua tendik dan dosen yang memberikan pelayanan kepada mahasiswa adalah tendik dan dosen yang sehat bebas dari Covid-19.

Sehingga kampus Unhas bukan sebagai sumber penularan covid-19.

Hal ini tidak terlepas dari letak Unhas di tengah Kota Makassar yang menjadi epicenterum covid-19 di Sulsel.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved