Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Bone

Banjir, Jalan Penghubung Desa dan Kecamatan Sepanjang 3 Kilometer di Bone Tak Bisa Dilalui

Camat Dua Boccoe, Andi Musafir mengaku telah meninjau titik banjir di Kecamatan Dua Boccoe, termasuk jalan antar desa/kecamatan yang teremdam banjir.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/KASWADI
Camat Dua Boccoe, Andi Musafir saat meninjau banjir di jalan penghubung antar desa/kecamatan. 

TRIBUNBONE.COM, DUA BOCCOE - Hujan yang terus mengguyur dan air kiriman dari Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo menyebabkan Sungai Walanae di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) meluap.

Akibatnya jalan yang menghubungkan antar desa dan kecamatan terputus.

Camat Dua Boccoe, Andi Musafir mengaku telah meninjau titik banjir di Kecamatan Dua Boccoe, termasuk jalan antar desa/kecamatan yang teremdam banjir.

Ia mengatakam jalan yang terendam banjir adalah jalan yang menghubungkan Desa Pakkassalo-Desa Kampoti- Desa Tocina, Kecamatan Dua Boccoe serta Kecamatan Cenrana.

Jalan yang terendam banjir, kata dia, sepanjang tiga kilometer. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

"Kemarin saya pantau ketinggian air di jalan tersebut mulai dari lutut hingga dada orang dewasa," katanya kepada tribunbone.com, Jumat (17/7/2020).

Selain debit air tinggi, beberapa titik di jalan tersebut memiliki arus yang deras. Sehingga kendaraan tak bisa melintas di jalan tersebut.

"Kendaraan tidak bisa lewat, air lumayan tinggi dan arus juga deras," ucap Andi Musafir.

Untuk diketahui, di Kecamatan Dua Boccoe sebanyak satu kelurahan dan delapan desa yang terendam banjir.

Air mulai meninggi dan meluas sekira empat hari lalu. Akibatnya rumah warga terendam. Tak hanya itu ratusan hektar lahan pertanian, tambak ikan warga juga ikut terendam.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved