Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jenazah dalam Kapal

FAKTA-FAKA TNI Temukan Jenazah Orang Indonesia di Freezer Kapal Berbendera China, Identitas Jasad

Berikut ini Fakta-fakta penemuan jenazah WNI di kapal berbendera China. Bermula aksi saling kejar dengan Anggota TNI. Cek Kronologi lengkapnya di sin

Editor: Rasni
Tribunnews
Mayat dalam freezer kapal bebrbeda China diturunkan pihak polisi dan TNI 

TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut ini Fakta-fakta penemuan jenazah WNI di freezer kapal berbendera China.

Bermula aksi saling kejar dengan Anggota TNI. Cek Kronologi lengkapnya di sini

Dilaporkan, prajurit laut Indonesia itu melakukan pengejaran menegangkan ke kapal berbendera China yang dianggap mencurigakan. 

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto memberikan penjelasan mengenai pengejaran dua kapal berbendera China dan ditemukannya jasad satu pekerja WNI, ABK salah satu kapal, dalam kondisi tewas di dalam freezer.

Korban tewas tersebut bernama Hasan Afriandi asal Lampung.

Viral Video Wanita Lempar Al Quran di Makassar & Nasib Pelaku Sekarang di Kantor Polisi

Kisah Maria Pauline 17 Tahun Keliling Dunia Nikmati Uang Pembobolan BNI, Cara Lolos dari Polisi

VIDEO: Kisah Mantan Anggota Polri Jadi Pelatih Gasiba Bulukumba Hingga Buat 4 Album

WNI yang meninggal dunia di kapal berbendera China tersebut sebelumnya telah mencari cumi di perairan Argentina bersama sembilan WNI lainnya, di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

Sementara di kapal berbendera China lain yang juga dikejar, yakni Lu Huang Yuan Yu 117, terdapat 12 WNI yang bekerja sebagai ABK.

Dua kapal berbendera China ini sebelumnya mencari cumi ke perairan Argentina.

"Jadi total seluruhnya ada 22 WNI yang dipekerjakan dari dua kapal nelayan berbendera China, yakni Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yuan Yu 118," kata Indarto Budiarto saat melakukan pres rilis di Dermaga Lanal Batam, Rabu (8/7/2020).

Para pekerja disalurkan agen, bekerja sejak Januari 2020

Diceritakan Indiarto, di atas kapal Lu Huang Yuan Yu 118 terdapat 32 kru yang terdiri dari 10 WNI termasuk almarhum Hasan Afriandi dan 15 WNA asal China serta delapan WNA asal Filipina.

Para WNI tersebut dipekerjakan diatas kapal Lu Huang Yuan Yu 118 melalui agen PT Mandiri Tunggal Bahari (MTB) yang beralamat di Jl. Raya Majasem Talang, Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng).

Mulai Besok, Pendatang Akan Diusir Jika Masuk Makassar Tanpa Surat Rekomendasi Bebas Corona

Awas, Ini Cara Benar Bersihkan HP dari Kuman, Bakteri, Hingga Virus Corona

Hasil Liga Inggris - Manchester United Gilas Aston Villa, 3 Catatan Mason Greenwood yang Menarik

Dimana direkturnya bernama Moh. Haji yang beralamat di Tegal, Jateng.

"Hasil keterangan sementara para WNI telah bekerja selama tujuh bulan atau sejak tanggal 1 Januari 2020 hingga saat ini," jelas Indarto.

Para WNI ini termasuk almarhum Hasan Afriandi berangkat dari Jakarta pada tanggal 31 Desember 2019 dengan tujuan bandara Changi, Singapura.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved