Update Corona Luwu Timur

Kasus Positif Corona Tinggi, Sekda Luwu Timur: Disyukuri Belum Ada yang Meninggal

Per hari ini, kasus positif 486 orang, sembuh 361 orang dan masih dirawat 125 orang. Tingginya kasus corona, Luwu Timur kini menjadi perhatian Pemprov

TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Suasana rapat koordinasi wilayah pengendalian Covid-19 terkonsentrasi berupa monitoring dan evaluasi percepatan penanganan corona di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (26/6/2020). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kabupaten Luwu Timur menjadi daerah dengan jumlah kasus virus corona atau Covid-19 tinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Per hari ini, kasus positif 486 orang, sembuh 361 orang dan masih dirawat 125 orang. Tingginya kasus corona, Luwu Timur kini menjadi perhatian Pemprov Sulsel bahkan nasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan koordinasi dan komunikasi harus lebih intens dilakukan antara semua stakeholder terkait percepatan penanganan corona.

Disampaikan Bahri pada rapat koordinasi wilayah pengendalian Covid-19 terkonsentrasi berupa monitoring dan evaluasi percepatan penanganan corona di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (26/6/2020).

"Meskipun jumlah warga yang terjangkit virus corona cukup tinggi, namun patut disyukuri karena hingga saat ini belum ada warga yang meninggal akibat virus tersebut," kata Bahri.

Hadir dalam rapat Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr April, Kepala BPBD, Muh Zabur, Plt Dinas Kesehatan, dr Rosmini Pandin, Perwakilan Managemen PT Vale Indonesia, Budiawansyah.

Selain itu, camat empat wilayah yaitu Nuha, Towuti, Wasuponda dan Towuti, serta para kepala Puskesmas se Luwu Timur.

Bahri berharap agar penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan semakin disosialisakan di masyarakat.

Sebab, kondisi saat ini sudah ada sebagian masyarakat yang mulai abai terhadap protokol kesehatan. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kluster baru.

Ia berharap agar aparatur sipil negara (ASN) yang harus menjadi pelopor dan menjadi contoh di masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan selalu menjaga jarak.

"ASN harus jadi contoh dan teladan membiasakan menerapkan protokol kesehatan sehari-hari di masyarakat," katanya.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved