Tribun Maros

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pedagang Peralatan Sekolah di Maros Sepi Pembeli

Salah satu pedagang perlengkapan sekolah di Pasar Tramo Maros, Emmi mengaku penjualannya turun hingga 80% dibanding tahun sebelumnya.

TRIBUN-TIMUR.COM/AM IKHSAN
Pedagang perlengkapan sekolah di Pasar Tramo Maros, Emmi 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menjelaskan bahwa tahun ajaran baru 2020 tetap dilaksanakan 13 Juli mendatang.

Sementara pembelajaran tatap muka belum mendapat kepastian.

Hal ini berimbas terhadap pedagang perlengkapan sekolah yang hampir tidak mendapat pembeli.

Pasalnya hingga saat ini, para siswa masih dianjurkan untuk belajar di rumah, lantaran wabah Covid-19.

Salah satu pedagang perlengkapan sekolah di Pasar Tramo Maros, Emmi mengaku penjualannya turun hingga 80% dibanding tahun sebelumnya.

"Biasanya setiap tahun ajaran baru pasti ramai. Memang sudah ada yang beli, tapi tidak seramai tahun lalu," ujarnya, Selasa (23/6/2020).

Menurutnya hal ini terjadi sebab tidak adanya kepastikan kapan sekolah tatap muka kembali dilakukan.

"Mungkin nanti kalau sudah ada kepastian baru banyak yang beli, karena ini masih belum pasti," jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh salah satu pedagang peralatan sekolah, Widya Firayanti. Menurutnya jumlah penjualannya menurun drastis.

Pada tahun ajaran baru 2019, pembeli yang datang bisa berjumlah puluhan dalam satu hari, tapi untuk tahun ini nyaris tak ada pembeli yang datang.

"Tahun lalu itu penjualan bisa sampai Rp 500 ribu sehari, sekarang dalam sehari biasa tidak dapat pembeli. Untuk hari ini saja baru dua yang beli," ungkapnya.

Mereka pun berharap agar pandemi ini segera berakhir dan siswa bisa kembali bersekolah seperti biasanya.(*)

Laporan Wartawan Tribunmaros.com, M Ikhsan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved