Uang Kuliah Tunggal

Soal Keringanan UKT, IAIN Bone Ikut Perintah Kementerian Agama

Keringanan tersebut dapat diberikan apabila mahasiswa dapat menunjukan kelengkapan bukti/keterangan yang sah terkait status orang tua/ wali.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
Justang
ILUSTRASI: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone melaksanakan wisuda yang diikuti lulusan strata satu (S1) dan pascasarjana atau strata dua(S2) di GOR Lapatau, Rabu (18/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabar gembira bagi mahasiswa dan mahasiswi di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada PTKN atas Dampak Bencana Wabah Covid-19, ditandatangani Menteri Agama tertanggal 12 Juni 2020.

Ada tiga skema keringanan pembayaran UKT yang diberikan kepada mahasiswa PTKN.

Tiga skema tersebut yakni pengurangan UKT, perpanjangan waktu pembayaran UKT, atau angsuran UKT bagi mahasiswa pada PTKN yang menerapkan pola keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Keringanan tersebut dapat diberikan apabila mahasiswa dapat menunjukan kelengkapan bukti/keterangan yang sah terkait status orang tua/ wali.

Status dimaksud seperti orang tua meninggal dunia, mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), mengalami kerugian usaha atau dinyatakan pailit, mengalami penutupan tempat usaha, serta menurun pendapatannya secara signifikan.

Terkait KMA tersebut, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone, sebagai salah satu PTKN di Sulsel mengatakan siap mengikuti keputusan.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr Abdulahanaa mengatakan telah menggelar rapat untuk membahas KMA tersebut.

"Ini masih dibahas, tadi kami sudah rapat juga, dan mungkin masih berlanjut besok," kata Abdulahanaa kepada Tribun Timur.

Ia menjelaskan, status IAIN Bone sebagai satuan kerja (satker) membuat mereka selalu mengikuti apapun keputusan menteri.

"Kalau kami bergantung bagaimana keputusan Kementerian Agama, kita hanya melaksanakan saja apa perintah Kementerian Agama," jelasnya.

"IAIN Watampone ini satker, bukan BLU, kita diatur full oleh pusat, jadi kita hanya menindaklanjuti, jika sudah ada keputusan Menteri Agama, kami laksanakan saja," tambahnya.

IAIN Bone juga masih menunggu keputusan teknis pelaksanaan keringanan UKT bagi mahasiswa.

"Intinya apa yang diperintahkan pusat kami jalankan, karena sebenarnya kami koordinasinya ke pusat. Kita tunggu sajalah bagaimana keputusan teknisnya karena masih berproses," pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved