Jika Mau Aman Belanja Makanan dan Minuman saat New Normal, Pastikan Penjual Lakukan ini

Termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang makanan dan minuman.

Editor: Ansar
Istimewa
Ilustrasi para pelaku UMKM diberikan tempat yang nyaman untuk berjualan 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Semua sektor diminta bersiap untuk bergerak dalam rangka menyambut era baru yaitu New Normal.

Termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang makanan dan minuman.

Lantas bagaimana pelaku UMKM tersebut yang juga terdampak Virus Corona dapat bergerak menyambut new normal yang akan terjadi setelah pandemi?

FAKTA-FAKTA Pasutri Meninggal Setelah Pesta Miras Oplosan usai Lebaran

Prakiraan Cuaca Jumat 29 Mei 2020, BMKG: 14 Wilayah Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman mengatakan, para pelaku UMKM perlu bersiap menyambut new normal dengan mengutamakan higienitas atau kebersihan dari produknya.

"Salah satu caranya adalah usahakan sedikit mungkin menghindari sentuhan tangan dalam pembuatan makanan atau minuman," ujar Adhi dalam telekonferensi Krista Exhibitions bertajuk Recovery of the Food & Beverage Industry After Covid-19", Rabu (20/5/2020) malam.

Hal tersebut bagi Adhi akan menjadi kondisi baru dari bisnis UMKM di era New Normal.

Selain itu, ia juga menyoroti keadaan di pabrik industri makanan dan minuman di berbagai belahan dunia telah menerapkan physical distancing. 

Ada jarak satu meter setiap pegawai dan lebih fokus pada industri 4.0 yang mengutamakan manusia dan mesin.

"Komunikasi kita dengan mesin, ini kan harus kita arahkan ke sana. Dengan kondisi seperti sekarang ini, adanya jarak sosial manusia dan digitalisasi. Bisa mempercepat kita untuk menerapkan industri 4.0," jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa industri 4.0 tidak hanya berkutat pada perusahaan besar.

 FAKTA-FAKTA Pasutri Meninggal Setelah Pesta Miras Oplosan usai Lebaran

 Prakiraan Cuaca Jumat 29 Mei 2020, BMKG: 14 Wilayah Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin

Ia memberikan contoh negara Taiwan yang menurutnya sangat sukses mengembangkan UMKM.

Kata dia, UMKM di Taiwan telah menerapkan industri 4.0 sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan memperbaiki sentuhan tangan.

"Jadi sekali lagi, industri makanan minuman itu, sedikit mungkin sentuhan tangan untuk memperbaiki mutu, stabil, dan menghindari kontaminasi dan lain sebagainya," terangnya.

"Ini juga jadi suatu kebutuhan bagi teman-teman UMKM," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved