Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ledakan di Takalar

Polisi Amankan Pemilik Mortir

Kapolres Budi mengatakan, Daeng Lesse masih terus dimintai keterangan hingga saat ini, Rabu (27/5/2020). Statusnya masih sebagai saksi.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
Humas Polres Takalar
Personel Polres Takalar melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan bom mortir, Lingkungan Bassara Kelurahan Sabintang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar. 

Jasa yang diterima Daeng Ngalle dari pembuatan badik itu sebesar Rp150 ribu.

"Rp150 ribu jasa pembuatannya," kata Ipda Sumarwan kepada Tribun, Rabu (27/5/2020).

Kejadian nahas itu terjadi di halaman rumah Daeng Ngalle.

Akibat kejadian tersebut, Daeng Ngalle dilarikan ke RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar, Selasa (26/5/2020) kemarin. Ia menderita luka sangat serius.

"Lukanya cukup parah," kata Direktur RSUD HPDN Takalar, dr Asriadi Ali saat dihubungi Tribun, Rabu (27/5/2020).

Dokter spesialis saraf itu mengungkapkan, korban menderita luka parah pada tangan dan kakinya.

Beruntung Daeng Ngalle masih tetap sadar dengan luka yang ia derita. "Kesadaran bagus," terangnya.

Karena kondisi korban cukup serius, pihak RSUD HPDN Takalar memutuskan merujuk pasien ke Kota Makassar.

Daeng Ngalle dirujuk ke RS Faisa Kota Makassar Selasa pukul 23.45 wita.

"Dirujuk ke Makassar (Selasa) tadi malam," tambah dr Asriadi. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved