Beraninya 5 Remaja ini Todongkan Pistol ke Tim Resmob 'Mau Panjang atau Pendek?', Nasib Mereka Kini
Beraninya 5 Remaja yang Ngaku Polisi ini Todongkan Pistol ke Tim Resmob 'Mau Panjang atau Pendek?', Nasib Mereka Kini
TRIBUN-TIMUR.COM - Jadi polisi gadungan, lima remaja di Tangerang Selatan ini akhirnya ditangkap.
Awalnya lima polisi gadungan itu membuat ulah dengan menculik hingga memeras seorang remaja berinisial AH (16).
Saat itu, korban diculik lalu diperas di Jalan Raya Bintaro Sektor 3, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2020) pukul 03.00 WIB.
• Luhut Binsar Pandjaitan Kirim Meme Corona is Like Your Wife ke Mahfud MD, Ternyata ini Maksudnya
Korban AH ketika itu sedang nongkrong bersama teman-temannya di pinggir jalan.
Kemudian tiba-tiba datang mobil Kijang Inova berpelat dinas polisi 1512-01 menghampiri.
Seketika AH dan teman-temannya menjauh menggunakan motor.
Tak lama AH dipepet mobil yang dikendarai polisi gadungan itu.
"Korban dan teman-temannya pergi dari lokasi dengan menggunakan sepeda motor, dalam keadaan sepeda motor yang satu didorong dengan sepeda motor yang satunya (stut). Kemudian korban dipepet menggunakan mobil tersebut," ujar Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2020).
AH yang tak bisa berbuat banyak pun hanya pasrah saat motornya digeledah sambil ditanyakan kelengkapan surat kendaraannya.
Saat itu AH tidak mampu menunjukkan surat kendaraan tersebut.

AH kemudian dibawa masuk ke dalam mobil bersama lima polisi gadungan itu.
Korban dibawa berkeliling seraya diancam menggunakan senjata airsoft gun dan diperas diminta uang.
"Tersangka menanyakan kepada korban 'Punya duit enggak lu?' Lalu dijawab oleh korban 'punya Pak', kemudian tersangka menodongkan senjata ke arah kaki korban sambil berkata 'Mau gua bolongin kaki lu?'" paparnya.
Polisi gadungan itu lantas mengarah ke Kantor Polsek Pondok Aren sambil mengancam AH akan dikurung di Polsek.
Beruntung pihak kepolisian bertindak cepat hingga akhirnya menangkap pelaku.
Saat itu, Tim Resmob Polsek Pondok Aren menggerebek mobil kijang berpelat nomor polisi itu dan menangkap kelima polisi gadungan.
Lima polisi gadungan itu masing-masing beridentitas Donardi (18), Syarif Hidayat (20), Azel (18), Bryan (21) dan Josiah (18).
Saat diminta keterangan, satu tersangka mengaku berpangkat AKP dari Paminal Mabes Polri.
Namun tidak dapat menunjukkan kartu anggota.
Alhasil Tim Resmob Polsek Pondok Aren langsung menangkap lima polisi gadungan itu.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa tiga unit airsoft gun berjenis revolver, makarov dan glock.
"Karena merasa curiga tim Resmob langsung mengamankan para tersangka, kemudian menanyakan kartu anggota para tersangka, namun tersangka tidak dapat menunjukan identitasnya," jelasnya.
Atas perbuatannya, kelima polisi gadungan itu dijerat pasal pemerasan, 368 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan bulan penjara.
Sempat todong pistol
Aksi nekat lima remaja itu tak hanya menculik dan memeras korban.
Seperti dilansir dari TribunJakarta.com, Afroni mengatakan bahwa polisi gadungan itu sempat meletuskan tembakan ke udara lima kali saat mengintimidasi korban berinisial AH (16).
"Tersangka mengeluarkan ledakan sebanyak lima kali dari senjata yang dibawa tersangka dan menyuruh korban untuk berhenti," cerita Afroni.

"Tersangka turun dari mobil, kemudian salah seorang tersangka menodongkan senjata airsoft gun ke arah korban dan menyuruh untuk duduk," sambung dia.
Selain itu, satu polisi gadungan juga sempat mengacungkan airsoft gun ke arah aparat Polsek Pondok Aren yang menanyakan kartu keanggotan mereka.
"Tim Resmob langsung menghampiri mobil tersebut dan keluar dari dalam mobil lima orang tersangka.
Tersangka ini mengatakan, 'Mau panjang atau pendek?' Serta menodongkan senjata yang dibawa ke arah Tim Resmob," jelasnya.
(TribunJakarta/com/TribunnewsBogor.com)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Kelakuan 5 Remaja Ngaku Polisi Peras Korban, Begini Nasibnya Setalah Todongkan Senjata ke Tim Resmob,