Banjir di Wajo

Warga Desa Salotenga Wajo Lebaran di Tengah Banjir dan Pandemi Corona

Darwis menambahkan, banjir dipicu oleh air kiriman dari daerah Kabupaten Soppeng, yang melalui Sungai Walennae.

hardiansyah/tribunwajo.com
Lebaran di tengah pandemi dan banjir di Kabupaten Wajo, Minggu (24/5/2020) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Lebaran 1441 H sedikit berbeda di Kabupaten Wajo.

Selain berlebaran di tengah pandemi, sebagian masyarakat di Kabupaten Wajo, khususnya yang bermukim di daerah pesisir Danau Tempe juga berlebaran di tengah banjir, Minggu (24/5/2020).

Seperti di Desa Salotenga, Kecamatan Sabbangparu. Banjir tak menghalangi masyarakat untuk tetap melaksanakan salat Id.

"Kalau banjir sudah biasa, ini baru lagi banjir pas lebaran. Tapi ini bukan pertama kalinya banjir pas lebaran," kata salah satu warga Sabbangparu, Darwis.

Meski pemerintah mengimbau untuk tetap melaksanakan salat Id di masjid, tapi beberapa sebagian masyarakat tetap tak melaksanakan salat Id berjamaah di masjid dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Darwis menambahkan, banjir dipicu oleh air kiriman dari daerah Kabupaten Soppeng, yang melalui Sungai Walennae.

"Sebenarnya ini sudah mulai surut, ini sisa air kiriman ke Danau Tempe," katanya.

Ketinggian air pun berkisar 20 hingga 100 cm. Masyarakat melaksanakan aktivitasnya dengan menggunakan perahu. Ada puluhan kepala keluarga yang terdampak banjir di Desa Salotenga.

Camat Sabbangparu, Andi Wana yang dikonfirmasi membenarkan sebagian wilayah di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Soppeng itu terdampak banjir. Sayangnya, belum ada data konkret mengenai berapa kepala keluarga yang terdampak banjir.

"Iye, nanti dihubungi dulu kadesnya," katanya singkat saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo juga tak memiliki data valid perihal banjir yang melanda Kabupaten Wajo beberapa hari ini.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Timur, ada beberapa kecamatan yang terdampak selain Kecamatan Sabbangparu, yakni Kecamatan Pammana, Kecamatan Tempe, Kecamatan Tanasitolo, dan Kecamatan Belawa.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved