Sop Saudara
Asal Mula Penamaan Sop Saudara, Kuliner Khas Pangkep yang Siap Goyang Lidah
Sop saudara merupakan masakan berupa hidangan berkuah dengan bahan dasar daging sapi. Masakan ini biasanya dikonsumsi bersama nasi putih
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
Pemiliknya adalah H. Sarifuddin. Dia merupakan generasi kedua yang melanjutkan usaha ayahnya, H. Mursalim yang tidak lain adalah pencetus nama Sop Saudara.
Dulunya, warung ini hanya dirikan berupa tenda di Pasar Sentral Makassar.
Namun, sekarang warung ini telah memiliki dua cabang, yakni di Jl Wahidin Sudirohusodo dan di Jl Boulevard.
Uniknya, di Jl Boulevard yang kelola adalah saudara dari Sarifuddin sendiri.
Warung ini masih eksis meskipun banyak warung kuliner yang bermunculan.
Warung Pangkep dengan warung Sop Saudara lainnya, kata Sarifuddin, berbeda.
Perbedaan itu terletak pada bumbunya. Di mana racikan bumbu tersebut didapatkan oleh sang ayah.
"Yang bedanya dengan Sop Saudara yang lain adalah banyak bedanya. Bedanya rempah-rempah. Bumbu-bumbunya semua itu tidak sama. Bumbunya rahasia dari bapak," jelasnya.
Dalam sehari, warung yang buka 24 jam ini bisa menghabiskan 100 kg daging.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Rudi Salam
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemilik-warung-pangkep-jalan-irian-kota-makassar-h-sarifuddin-2.jpg)