Libur Lebaran, Kesiapan Destinasi Wisata Sulsel Diperiksa Secara Menyeluruh
Kegiatan ini bertujuan mengamati kesiapan pengelola destinasi dan simpul transportasi dalam mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Politeknik Pariwisata Makassar melaksanakan pemantauan lapangan terhadap kesiapan destinasi wisata dan simpul transportasi di Sulawesi Selatan jelang libur Lebaran.
Pemantauan tersebut berlangsung pada 13–15 Maret 2026 dengan menyasar sejumlah titik strategis di Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Bulukumba.
Di Kota Makassar, tim melakukan pemantauan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Pelabuhan Soekarno-Hatta, serta destinasi wisata seperti Anjungan Pantai Losari, Pantai Biru, Pantai Akkarena, dan Pantai Indah Bosowa.
Kegiatan ini bertujuan mengamati kesiapan pengelola destinasi dan simpul transportasi dalam mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan selama masa mudik dan libur Lebaran.
Pemantauan juga dilakukan di Kabupaten Maros yang mencakup Stasiun Kereta Api Maros, kawasan wisata Bantimurung, serta Rammang-Rammang yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
Di Kabupaten Gowa, tim meninjau destinasi wisata seperti Cimory Dairyland, Sierra Sky View, dan Kampoeng Eropa untuk melihat kesiapan fasilitas dan pelayanan wisata.
Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Herry Rachmat Widjaja turut melakukan monitoring langsung serta wawancara dengan pengelola destinasi.
Sementara di Kabupaten Bulukumba, pemantauan dilakukan di Pelabuhan Bira dan Pantai Tanjung Bira sebagai salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan.
Selama kegiatan, tim melakukan observasi, visitasi, serta wawancara guna menilai strategi pengelolaan dan langkah antisipatif menghadapi lonjakan wisatawan.
Selain itu, kesiapan sarana pendukung seperti toilet, tempat ibadah, layanan kesehatan, area parkir, hingga sistem pengawasan seperti CCTV juga menjadi fokus peninjauan.
“Pemantauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pengelola destinasi dan simpul transportasi dalam menghadapi lonjakan wisatawan pada periode libur Lebaran,” ujar Herry Rachmat Widjaja.
Ia berharap seluruh destinasi mampu memberikan pelayanan optimal sehingga wisatawan dapat berkunjung dengan aman dan nyaman.
Herry menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal yang akan dilanjutkan dengan pemantauan saat dan setelah periode libur Lebaran.
“Data dan informasi yang diperoleh dari kegiatan pemantauan ini akan menjadi bagian dari laporan Kementerian Pariwisata kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Presiden, sebagai bahan evaluasi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan destinasi wisata di Sulawesi Selatan terus meningkat sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat.
| Poltekpar Makassar Pantau Destinasi Wisata dan Transportasi Sulsel Jelang Lebaran |
|
|---|
| Bubung Pere’e dan Permandian Alam Taretta, Wisata Gratis Favorit Warga Amali Bone |
|
|---|
| Buntu Pasang Palopo, Destinasi Wisata Baru dengan Panorama Kota dari Ketinggian |
|
|---|
| Nikmati Liburan Seru Bernuansa Alam di Taman Rekreasi Selecta dengan Promo 11.11 Traveloka |
|
|---|
| Anggota DPR RI Dorong Bendungan Pamukkulu Jadi Destinasi Wisata Baru di Takalar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260317_Peninjauan_lokasi_Wisata.jpg)