Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Trend Hijab 2026 Makassar, Tempat Cari Baju Lebaran Kekinian

Trend Hijab 2026 digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar hingga 15 Maret 2026.

Tribun-timur.com/Rudi Salam
TREND HIJAB 2026 - Antusias pengunjung Trend Hijab 2026 Sabtu (6/3/2026). Trend Hijab 2026 digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar hingga 15 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pameran Trend Hijab 2026 digelar di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar pada 6–15 Maret 2026. 
  • Sebanyak 96 booth modest fashion syariah dari berbagai kota di Indonesia hadir menampilkan koleksi busana muslim untuk kebutuhan Lebaran. 
  • Kegiatan ini merupakan rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) yang bertujuan mendorong pengembangan industri halal dan memperkuat ekosistem modest fashion di Indonesia.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribunners! Lagi cari baju Lebaran kekinian?

Trend Hijab 2026 hadir di Makassar dengan 96 booth modest fashion syariah dari berbagai kota.

Pameran Trend Hijab 2026 di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar bisa menjadi pilihan.

Pameran ini menghadirkan 96 booth modest fashion syariah dari berbagai kota di Indonesia.

Trend Hijab 2026 merupakan rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) yang bertujuan mendorong pengembangan industri halal, khususnya pada subsektor modest fashion syariah.

Pameran ini dihadirkan melalui kerja sama antara Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar serta ArtPro.

Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat ekosistem modest fashion syariah melalui sinergi antara pelaku usaha, desainer, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

CEO ArtPro, Andi Yulman, mengatakan 96 booth pelaku usaha dan desainer yang berpartisipasi dalam Trend Hijab 2026 berasal dari berbagai kota di Indonesia.

“Ada dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, Semarang, dan Makassar,” kata Andi Yulman.

Wakil Ketua Dekranasda Sulsel, Sri Astuti Thamrin, menilai kegiatan ini memiliki peran penting, tidak hanya dalam memperkenalkan karya-karya fashion muslim yang kreatif dan berkualitas.

Menurutnya, kegiatan ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku industri kreatif daerah.

“Kita berharap melalui ajang ini, produk-produk lokal semakin dikenal, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga di pasar internasional,” katanya.

Dalam pameran ini, Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai booth edukasi bagi pengunjung.

Booth tersebut di antaranya Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang memberikan informasi mengenai layanan keuangan syariah dan pengembangan ekosistem halal.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Wahyu Purnama, mengatakan kehadiran berbagai institusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah di masyarakat.

“Ke depan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan dukungan serta kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat,” kata Wahyu. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved