88 Nelayan Bugis Berlayar 10 Hari dari Papua dan Disambut Bak Pahlawan di Barru

Kelompok pelaut Bugis ini tidak tiba di satu dermaga. Dua kapal berlabuh di dermaga Puteanging dan disambut bupati.

dok_tribun_timur
INFOGRAFIK Perjalanan 46 Nelayan Tanete, Barru di puncak Masa Corona, Virus. 

88 Nelayan Bugis Berlayar 10 Hari dari Papua dan Disambut Bak Pahlawan di Barru

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRUCorona bukan halangan. Demi mudik Lebaran, sekitar 88 nelayan Bugis asal Kampung Polejiwa, Barru, Sulawesi Selatan, selama kurang lebih 10 hari, nekat mengarungi bibir Samudera Pasifik, dan tiga lautan terdalam di timur Nusantara.

Saat lima kapal menambatkan sauh dan lego jangkar di Dermaga Polejiwa dan Pelabuhan Puteanging, Barru, Senin (4/5/2020) pagi, mereka disambut bak pahlawan dari elite kabupaten. 

Mereka yang berlabuh sebagian besar pria dewas berusia 20 hingga 60 tahun. 

Tiap kapal memuat juga wanita, nenek, dan anak-anak. Mereka ini diperkirakan adalah perantau Bugis, yang ingin mudik ke kampung halaman mereka di Sulawesi.

Hasil Rapid Test Keluarga Santri Jatim Asal Barru Dinyatakan Negatif

Sejarah Penamaan dan Profil Kelurahan Gusung, Dulu Jadi Tempat Persinggahan Nelayan

Di bibir dermaga menanti bupati, wakil bupati, perwira dari kodim, polres, Sekretaris Tim gugus tugas pengendali Covid-19 level kabupaten, dan tentunya pejabat level camat, desa, hingga rukun tetangga.

“Inilah hikmahnya Corona, nelayan biasa yang tiap tahun pulang untuk Lebaran disambut dengan masker, disinfektan, dapat paket sembako. sebagai bekal karantina mandiri selama 14 hari di rumah,” kata M Akbar (26), warga Barru.

Akbar memantau kabar kedatangan mereka yang viral sejak akhir pekan lalu.

NELAYAN POLOJIWA - Seorang aparat memantau kedatangan nelayan kampung Polejiwa, Tanete Rilau, Barru, saat turun dari kapal kayu, Senin (4/5/2020) pagi. Mereka disambut bupati, wakil bupati, kapolres, dan dandim.
NELAYAN POLOJIWA - Seorang aparat memantau kedatangan nelayan kampung Polejiwa, Tanete Rilau, Barru, saat turun dari kapal kayu, Senin (4/5/2020) pagi. Mereka disambut bupati, wakil bupati, kapolres, dan dandim. (dok-tribun-timur)

Empat pekan lalu, di awal April 2020, sekitar 30 nelayan Bugis Kampung Polejiwa, juga tiba dari pelayaran serupa. 

Bukan dari Papua, ke-30 nelayan ini hanya menyeberangi Selat Makassar, dari Kota Bontang, Kalimantan Timur. Mereka berlayar 3 hari 2 malam.

Halaman
1234
Penulis: Darullah
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved