Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Suasana Nobar Film Pesta Babi di Sekret PMII Barru Kondusif

Kegiatan yang sempat memicu sorotan di berbagai daerah itu berlangsung aman dan kondusif di Sekretariat PMII

Tayang:
Penulis: Segitarius | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
NOBAR FILM - Nonton dan diskusi film Pesta Babi berlangsung kondusif di Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sabtu (16/5/2026) malam. Di beberapa daerah, film Pesta Babi garapan Dandhy Dwi Laksono ini sempat mendapatkan penolakan hingga berujung pada pembubaran. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Barru bersama Komunitas Gusdurian Kabupaten Barru menggelar Nonton Bareng (Nobar) dan diskusi film Pesta Babi.

Kegiatan yang sempat memicu sorotan di berbagai daerah itu berlangsung aman dan kondusif di Sekretariat PMII, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sabtu (16/5/2026) malam.

Pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, setelah pemutaran film selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan sesi diskusi menghadirkan dua pemantik utama, yakni Sekretaris Kopri PMII Cabang Barru, Ten Ten A, dan Koordinator Gusdurian Barru, Ahmad Irwanda.

Koordinator Gusdurian Barru, Ahmad Irwanda, dalam ulasannya menyoroti secara tajam mengenai realitas sejarah dan dampak kolonialisme yang masih dirasakan di tanah Papua hingga saat ini.

"Papua dijajah oleh Indonesia sendiri," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kopri PMII Barru, Ten Ten A, lebih banyak membedah film tersebut dari perspektif gender.

Ia menekankan betapa krusialnya peran perempuan dalam melakukan perjuangan dan perlawanan terhadap ketidakadilan, terutama terkait proyek strategis.

"Yang paling terkena dampak dari PSN (Proyek Strategis Nasional) adalah perempuan. Yang tertampar adalah perempuan," tegas Ten Ten A di hadapan peserta diskusi.

Film Pesta Babi disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono.

Dia juga merupakan sutradara film dokumenter Dirty Vote dan Sexy Killers.

Di beberapa wilayah di Indonesia, agenda nobar dan diskusi film dokumenter Pesta Babi sempat mendapatkan penolakan hingga berujung pada pembubaran paksa oleh kelompok tertentu.

Namun, dinamika tersebut tidak menyurutkan semangat para kader PMII dan Gusdurian di Kabupaten Barru.

Jalannya nobar di Kelurahan Mangkoso malam tadi justru membuktikan bahwa ruang-ruang dialektika mahasiswa di Barru tetap hidup dan berjalan dengan sangat kondusif serta damai.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved