Pemuda Tamalanrea Dikeroyok Hingga Tewas, Polisi Ciduk 3 Pelaku, 9 Orang Masih Buron
Para Pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam kemudian meninggalkan lokasi.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Mahyuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Kepolisian Sektor Tamalanrea, menyiduk tiga pelaku penikaman yang menewaskan Ihsan Adriansyah alias Aco, Minggu (3/5).
Ketiga Pelaku yaitu Muh Tarmizi alias Tarmizi (24) warga Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea.
Muh Waldi Alias Waldi (16) warga Jl Perintis Kemerdekaan 6, Kelurahan Talamarea Jaya, Kecamatan Tamalanrea dan Firman alias Pitung (30) warga Jl Perintis Kemerdekaan 4.
"Pelaku menikam korban hingga meninggal dunia," kata Kompol Agus Chaerul, Minggu (3/5) melalui pesan WhatsApp.
Korban warga Kampung Tambasa, Kecamatan Tamalanrea, mengalami luka tusukan pada bagian perut sebelah kanan dan luka terbuka pada bagian kepala.
• Pekerja ‘KTP Luar’ Boleh Masuk Makassar Selama PSBB, Ini Syaratnya
• Apes, Seorang Pasien Positif Corona di Bontomarannu Sempat Pulang ke Rumah dan bertemu Keluarga
• Pemprov Sulsel Klaim Sudah Jalankan Program Stimulus UMKM Tapi Terkendala Data dan Aturan
Kasus itu terjadi di Jl Perintis Kemerdekaan 6, Lorong 4, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Sabtu (2/5) sekitar pukul 20.10 Wita.
Kala itu, korban bersama teman-temannya sedang nongkrong di samping warung makan.
Sekitar 12 orang Pelaku yang terdiri dari gabungan pemuda datang dari Jl Perintis Kemerdekaan 4 dan Jl Perintis Kemerdekaan 6 menggunakan sepeda motor
Para Pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam kemudian meninggalkan lokasi.
"Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawa korban tak bisa tertolong," ujarnya.
Perwira satu bunga itu menjelaskan, pelaku ditangkap setelah melalui proses penyelidikan di tempat kejadian perkara dilakukan anggota Opsnal Polsek Tamalanrea bersama Unit Jatanras Polrestabes Makassar.
Hasil penyelidikan itu, kata Agus Chaerul, diperoleh informasi idendetitas Pelaku.
"Awalnya kami mengamankan dua pelaku, Firman dan Tarmizi. Dari hasil interogasi kedua pelaku ketiga ikut diamankan," ucapnya.
• Sudah 115 Perusahaan dan Asosiasi Menyumbang ke Pemprov Sulsel, Penyalurannya?
• Catat! THR PNS, TNI, Polri Segera Cair di Tengah Pandemi Corona / Covid-19, 13 Kriteria Penerima
• Cerita Mahasiswi Makassar Dirumahkan karena Corona, Padahal Baru 4 Bulan Kerja untuk Biaya Kuliah
Ketiga Pelaku diciduk beserta barang bukti, berupa sebilah badik, pisau dapur, topeng, jaket warna hitam dan sepeda motor.
Sementara untuk Pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran. Polisi juga sudah mengantongi identitas pelaku.
"Kalau tidak menyerahkan diri akan diberi tindakan tegas," tutur Agus.(8)
Peran Pelaku
Pelaku Waldi (16) mengaku menusuk perut korban sekali dari arah samping menggunakan pisau dapur.
Sementara Firman berperan memukul kepala korban sebanyak satu kali pada saat kejadian.
Sedangkan Tarmizi bertugas menjaga lawan menggunakan anak panah busur sehingga korban tidak memiliki bantuan.
"Diduga imbas dari kejadian pada malam sebelumnya, yang mana pemuda dari Tambasa atau sekitar rumah korban menyerang kelompok pemuda di Jl Perintis Kemerdekaan 6 dan Jl Perintis Kemerdekaan 4," jelas Agus.(*)