Virus Corona
Apes, Seorang Pasien Positif Corona di Bontomarannu Sempat Pulang ke Rumah dan bertemu Keluarga
Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut sebelumnya telah menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Muh. Irham
SUNGGUMINASA, TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pasien positif corona di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, dijemput oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, Minggu (3/5/2020) siang.
Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut sebelumnya telah menjalani perawatan di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Jumat (1/5/2020), pasien tersebut dipulangkan setelah hasil rapid tesnya dinyatakan negatif.
"Awalnya hasil rapid testnya negatif, makanya sempat meminta pulang," kata Humas RSUD Syekh Yusuf, Muh Taslim kepada wartawan, Minggu (3/5/2020).
Pasien ketika itu didiagnosa menderita sesak napas. Ia dirawat di RSUD Syekh Yusuf selama dua hari.
Kondisi pasien rupanya membaik dan tidak lagi diinfus. Pihak keluarga pun meminta pasien dipulangkan.
Belakangan berdasarkan hasil pemeriksaan swab, pasien rupanya dinyatakan positif Corona, Minggu (3/5/2020).
"Hasil pemeriksaan swabnya keluar, ternyata pasien tersebut positif Covid-19," kata Muh Taslim.
Taslim melanjutkan, pasien sudah dalam penanganan RSUD Syekh Yusuf saat ini.
Menurutnya, pasien sudah dijemput dan kini sedang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Syekh Yusuf.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Timur, sejumlah tetangga sempat mendatangi pasien ketika dipulangkan ke rumahnya.
Para warga sekitar datang menjenguk pasien karena beranggapan pasien tidak menderita infeksi virus corona.
Setelah dijemput oleh petugas, pemerintah kelurahan setempat langsung berkoordinasi dengan Binmas dan Babinsa setempat.
Koordinasi dilakukan untuk melakukan tracking atau proteksi lingkungan tempat tinggal pasien di Kecamatan Bontomarannu.
"Untuk wilayah tempat tinggal korban, kita lakukan karantina. Sekarang sudah ditutupmi jalan masuk," kata pemerintah kelurahan, Muh Rizal kepada wartawan.
"Untuk sementara tidak ada warga dalam boleh keluar, demikian pula warga luar yang mau ke masuk," tambahnya.