Update Corona Lutim

Kasus Positif Meningkat, Luwu Timur Umumkan Status Tanggap Darurat Corona

Keputusan sesuai hasil rapat gabungan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Luwu Timur di kantor bupati, Senin (4/5/2020).

ivan ismar
suasana rapat gabungan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Luwu Timur di kantor bupati, Senin (4/5/2020). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur, akhirnya meningkatkan status bencana non alam virus corona atau Covid-19 dari siaga darurat bencana menjadi status tanggap darurat.

Keputusan sesuai hasil rapat gabungan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Luwu Timur di kantor bupati, Senin (4/5/2020).

Rapat dipimpin Bupati Luwu Timur, Thorig Husler. Husler juga adalah Ketua Tim GTPP Covid-19 Luwu Timur.

"Status tanggap darurat diambil setelah mencermati jumlah kasus virus corona Luwu Timur yang terus bertambah baik positif, ODP, PDP, dan OTG," kata Husler.

Sejauh ini, sudah ada 11 kasus orang positif terjangkit virus corona di Luwu Timur dengan jumlah ODP 311 kasus, PDP 21 kasus dan OTG 30 kasus.

Terkait ditetapkannya status tanggap darurat, maka penanganan Covid-19 akan lebih cepat, tepat, fokus, terarah, dan terpadu.

Termasuk posko penjagaan juga diperketat lagi.

Tanggap darurat mengisyaratkan kondisi Luwu Timur cukup rawan virus corona.

Sehingga  masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga anggota keluarga masing-masing.

Masyarakat juga diminta untuk tetap dirumah dan selalu menggunakan masker jika berada di luar rumah.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved