Update Corona Luwu Utara
Wajib Waspada, 6.653 TGPP 'Berkeliaran' di Luwu Utara, 2 OTG dari Jatim Sudah Positif Covid-19
Ribuan orang masuk dalam kategori TGPP di Kabupaten Luwu Utara. Mereka merupakan pelaku perjalanan dari daerah terpapar Covid-19
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ribuan orang masuk dalam kategori Tanpa Gejala Pelaku Perjalanan (TGPP) di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Mereka merupakan pelaku perjalanan dari daerah terpapar Covid-19.
Misalnya dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta hingga Makassar.
Berdasarkan data yang dikirim Juru Bicara Pemkab Luwu Utara untuk Penanganan Covid-19 Komang Krisna, Jumat (15/4/2020) pagi, hingga tanggal 30 April, terdapat 6.653 TGPP.
Mereka tersebar di semua 15 kecamatan di Luwu Utara.
Kecamatan Masamba 712 TGPP, Baebunta 432, Baebunta Selatan 408, Sabbang 828, Sabbang Selatan 620, Sukamaju 638, Sukamaju Selatan 549.
Kemudian di Bone-bone 318, Tanalili 365, Malangke 831, Malangke Barat 470, Mappedeceng 312, Rongkong 69, Seko 37, dan Rampi 66.
TGPP ini mengalami peningkatan 76 orang dari hari sebelumnya.
TGPP perlu diwaspadai karena baru-baru ini Pemkab Luwu Utara mengumumkan Orang Tanpa Gejala (OTG) berinisian HF dan KI di Kecamatan Bone-bone terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.
Keduanya merupakan santri yang baru beberapa hari pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur atau pelaku perjalanan.
Dengan demikian, sudah tiga orang positif Covid-19 di Luwu Utara.
Satu orang positif sebelumnya juga merupakan santri dari Temboro.
Sementara itu, hingga kemarin Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 180 orang.
Jumlah itu naik satu ODP dari hari sebelumnya.
148 ODP telah selesai menjalani pemantauan dan 32 sisanya sementara dalam proses pamantauan.