Update Corona Palopo

Tak Seperti Daerah Lain, Pemkot Palopo Enggan Beberkan Nilai Anggaran Penanggulangan Covid-19

Pemkot Palopo enggan menyampaikan besaran alokasi anggaran untuk percepatan penanggulangan Covid-19.

RSUD Sawerigading
Pasien PDP di RSUD Sawerigading Palopo Beberapa Waktu Lalu 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo enggan menyampaikan besaran alokasi anggaran untuk percepatan penanggulangan Covid-19.

Tak seperti daerah lain yang sudah terang-terangan menyampaikan ke publik. Seperti Luwu Timur Rp 35 M, Luwu Utara Rp 23 M dan Kabupaten Luwu Rp 19.2 M.

Pemerintah Palopo beberapa waktu kemarin hanya memilih mengumumkan dana ‘taktis’ sebesar Rp1 miliar yang telah digunakan untuk penanganan covid-19 di Palopo.

Bukan hanya kepada wartawan, bahkan Pemkot pun terkesan terutup kepada DPRD.

Itu terbukti dengan memilih tak hadir saat diundang DPRD untuk rapat rencana realokasi anggaran untuk covid-19.

Padahal, Palopo saat ini sudah satu terkonformasi positif covid-19.

"Sampai saat ini kita memang belum pernah duduk bersama membahas alokasi anggaran itu. Kami sudab beberapa kali mengundang Pemkot tapi tidak hadir," kata Wakil Ketua DPRD Palopo, Irvan Majid, Sabtu (2/5/2020) siang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, H Samil Ilyas, saat dikonfirmasi, soal total rencana realokasi anggaran untuk covid-19 di Palopo, hanya mengarahkan ke Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yakni Sekkot Palopo, Firmanzah DP.

“Tanya ki ketua TAPD, Pak Sekda,” ujarnya, singkat, Jumat (1/5/2020) kemarin.

Sekkot Palopo, Firmanzah DP, yang dikonfirmasi terpisah, memilih diam.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved