Update Corona Indonesia
Pelatihan Petugas Haji Kemenag Jadi Klaster Terbanyak Corona Jatim, Inilah Akibatnya Sekarang
Semoga jadi pelajaran agar tidak lagi berkumpul. Acara pelatihan Petugas Haji Kemenag Jawa Timur jadi klaster terbesar positif Covid-19
Dua orang itu mengalami tipes dan satunya panas dingin. Satu orang sudah menjalani isolasi sekitar 12 hari.
Sedangkan satunya lagi sudah menjalani isolasi selama satu minggu.
Hingga Minggu (5/4/2020) sore, kasus positif Covid-19 di Jatim berjumlah 187 kasus atau bertambah 35 dari hari sebelumnya berjumlah 152 kasus.
Ketua Tim Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jawa Timur, Kohar Hari Santoso meminta masyarakat untuk lebih terbuka terhadap aktivitas tracing Covid-19, guna mencegah agar tidak menyebar lebih luas.
UPDATE: Reaksi Kemenag Jatim
Gugus tugas pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus memantau kondisi kesehatan peserta pelatihan petugas haji Jawa Timur.
Menurut Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Ahmad Zayadi, ini dilakukan usai teridentifikasinya kegiatan tersebut sebagai salah satu cluster penyebaran covid-19 di wilayah Jawa Timur.
Zayadi pun meminta seluruh peserta pelatihan petugas haji Jawa Timur dapat proaktif melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya dengan melakukan isolasi mandiri.
“Kami sudah sampaikan ke kantor Kemenag se-Jatim agar kawan-kawan yang kemarin bersama-sama dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan pelatihan petugas haji segera memeriksakan kesehatannya dan melakukan isolasi mandiri," kata Zayadi, Rabu (08/04).
Zayadi menyampaikan, Pelatihan Petugas Haji di Asrama Haji Sukolilo diikuti oleh 415 peserta. "Kegiatannya dimulai tanggal 9 Maret hingga tanggal 18 Maret kemarin, sebelum adanya SE Gubernur dan Maklumat Polri tentang kewaspadaan Covid-19,” jelas Zayadi.
Ia menerangkan, Surat Edaran Gubernur Jawa Timur nomor 420/1780/101.1/2020 perihal peningkatan kewaspadaan terhadap corona virus disease (Covid-19) di Jawa Timur baru terbit tanggal 15 Maret 2020. Sementara, Maklumat Kapolri nomor Mak/02/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) muncul pada tanggal 19 Maret 2020.
Saat ini, Gugus Tugas pencegahan penularan COVID-19 Kanwil Kemenag Jawa Timur terus berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mitra terkait lainnya, untuk memberikan layanan sesuai dengan protokol kesehatan.
“Kami juga terus memberikan perhatian dan membangun silaturrahim dengan keluarga peserta yang teridentifikasi covid-19. Kita terus membangun semangat, dan terus membangun optimisme,” ujar Zayadi.
Disamping itu, pihak Kanwil Kemenag Jawa Timur juga telah melakukan penyemprotan desinfektan dan pembersihan seluruh wilayah Asrama Haji Sukolilo dan menyediakan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker, dan sebagainya.
"Kami mohon doa dari semuanya, agar semuanya kembali sehat-afiyat, dan kita juga tetap sehat-afiyat, senantiasa ada dalam ma’unah dan keberkahan dari Allah SWT," imbuh Zayadi.