Tribun Pasangkayu

Sindir Perawat di Medsos, Remaja Ini Terancam 4 Tahun Penjara

Hal tersebut setelah menyinggung perawat di media sosial facebook dengan komentar tak senonoh.

Ist
Remaja di pasangkayu terancam 4 tahun penjara 

TRIBUN-TIMUR.COM, PASANGKAYU - Seorang remaja berinisial H (17), di Desa Kakukunagka, Kecamatan Bambaira, Pasangkayu, terancam empat tahun penjara.

Hal tersebut setelah menyinggung perawat di media sosial facebook dengan komentar tak senonoh.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan kepada Tribun Timur.com, via whatsapp, Jumat (3/4/2020).

"Ancaman hukuman pasal Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) kurungan 4 tahun penjara,"kata AKP Pandu Arief.

Meski begitu, polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku karena masih tergolong dibawah umur.

"Pelaku tidak ditahan tapi diterapkan wajib lapor,"ucap mantan Kasat Reskrim Polres Majene itu.

Pelaku menggunakan akun facebook dengan nama Putra Majene NA.

"Perawat meapai mua ni en** dolo supaya malai corona ilalang di pu**** ,"demikian komentar H pada Kamis 12 Maret lalu di facebook.

Komentar itu membuat para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) geram.

Mereka langsung melaporkan akun media sosial bernama Putra Majene NA ke kantor polisi.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved