Alasan WHO Ganti Sebutan Social Distancing Jadi Physical Distancing untuk Pencegahan Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan penggunaan frasa 'Social Distancing' diganti menjadi 'Physical Distancing'.

Alasan WHO Ganti Sebutan Social Distancing Jadi Physical Distancing untuk Pencegahan Covid-19
Twitter/@teritoriaal
ILUSTRASI-Alasan WHO Ganti Sebutan Social Distancing Jadi Physical Distancing untuk Pencegahan Covid-19 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Semenjak adanya Virus Corona, beberapa istilah yang asing kini familiar terdengar.

Salah satunya, social distancing atau pembatasan sosial. Istilah ini diartikan untuk menjaga jarak dan menekan penyebaran Virus Corona.

Namun, kini istilah tersebut tak lagi digunakan.

Dilansir dari Tribunnews.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan penggunaan frasa 'Social Distancing' diganti menjadi 'Physical Distancing'.

Physical distancing ini sebagai perintah agar masyarakat tetap di rumah dan menjaga jarak fisik dengan orang lain untuk mencegah persebaran Virus Corona.

Namun, bukan berarti memutuskan kontak dengan teman dan keluarga secara sosial, hanya menjaga jarak secara fisik.

Dilansir dari bbs.bt, WHO menyampaikan, physical distancing atau pembatasan fisik adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas bahwa arahan pemerintah untuk tetap di rumah di tengah wabah Penyakit Coronavirus (Covid-19) bukan tentang memutuskan kontak sosial dengan keluarga dan teman-teman tetapi tentang menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakitnya tidak menyebar.

Dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah di seluruh dunia menginstruksikan kepada orang-orang untuk menghindari pertemuan publik.

Sekarang WHO mengatakan lebih baik disebut jarak fisik dan bukan jarak sosial.

“Tapi yang ingin saya tekankan di sini adalah jarak fisik. Mengapa saya mengatakan itu adalah karena beberapa orang yang berada di karantina memerlukan interaksi sosial. Sekarang mudah melalui media sosial. Menurut definisi, interaksi sosial dapat dilakukan menggunakan media sosial. Jadi yang kami maksud di sini adalah jarak fisik, ” kata Dr Rui Paulo de Jesus, Perwakilan WHO di Bhutan.

Halaman
123
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved