Virus Corona
Mulai Hari Ini, Jokowi 'Perintahkan' Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah dan Ibadah di Rumah
Mulai Hari Ini, Jokowi 'Perintahkan' Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah dan Ibadah di Rumah
TRIBUN-TIMUR.COM - Mulai Hari Ini, Jokowi 'Perintahkan' Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah dan Ibadah di Rumah
Pemerintah terus bergerak dan mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Virus Corona atau Covid-19.
Terbaru, Presiden RI, Joko Widodo ( Jokowi ) meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah baik urusan pekerjaan termasuk urusan ibadah.
Imbauan tersebut tentu merujuk dari cara penularan virus Corona yang saat ini sudah menjadi teror di seluruh dunia.
"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).
Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.
"Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara.
• LOGIN sensus.bps.go.id Cara Isi Sensus Penduduk Online 2020, NIK KK Harus Valid, Ada 3 Dokumen Wajib
• Update Jumlah Kasus Infeksi Corona di Seluruh Dunia, China Mulai Bisa Atasi Penyakit Mematikan Ini
• Erick Thohir Tes Virus Corona Karena Duduk Dekat Menhub Saat Rapat di Kantor Presiden Jokowi
• 12 Tahun Melawan Perusahaan Perusak Karst di Maros, Iwan Dento Masuk Nominasi Peraih Kalpataru
Selain itu, Jokowi juga meminta semua orang untuk mulai bekerja sama dan saling tolong-menolong agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan baik.
"Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong-menolong dan bersatu padu. Gotong royong, kita ingin ini jadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 bisa ditangani maksimal," ujar Jokowi.
Dalam menangani penyebaran virus corona atau Covid-19, Jokowi memastikan bahwa pemerintah akan terus berkomunikasi dengan Badan Kesehatan Dunia atau WHO.
"Dan menggunakan protokol kesehatan WHO, serta konsultasi dengan ahli kesehatan masyarakat dalam mengatasi penyebaran Covid-19," ucapnya.
Saat ini, Jokowi menjelaskan, pemerintah telah membentuk Gugus Tugas yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.
Pembentukan gugus tugas dilakukan untuk mensinergikan semua unsur lembaga, baik itu pusat dan daerah, dalam menangani Covid-19.
Salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia adalah kondisi geografinya yang tersebar sebagai negara kepulauan.
"Sebagai negara besar dan kepulauan, tingkat penyebaran Covid-19 ini derajatnya bervariasi daerah satu dengan yang lain," ucap Jokowi.
"Saya minta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk terus memantau dan menelaah semua," kata dia.
Hingga Minggu (15/3/2020) ini, diketahui ada 117 kasus Covid-19 yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.
Jumlah ini bertambah 19 sejak pengumuman kemarin, Sabtu.
Sejauh ini, pemerintah menyebutkan telah ada lima orang yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif mengidap virus corona atau Covid-19.
Selain itu, ada delapan orang yang telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Tips Mencegah Terserang Virus Corona Saat Perjalanan Dinas atau Bisnis
TRIBUN-TIMUR.COM - Jumlah kasus positif virus Corona terus bertambah.
Hingga Minggu (15/3/2020) siang, kasus positif Covid-19 di Indonesia yang sudah dikonfirmasi mencapai 117 orang.
Kesadaran pentingnya mencegah penyebaran virus Corona mulai dari diri sendiri akan sangat membantu dalam mengurangi penambahan kasus Covid-19.
Namun dalam situasi seperti ini, apa yang harus dilakukan jika kamu sedang jalan-jalan travelling, atau perusahaan mengirim karyawan melakukan perjalanan dinas?
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan jika akan melakukan perjalanan bisnis:
• LOGIN sensus.bps.go.id Cara Isi Sensus Penduduk Online 2020, NIK KK Harus Valid, Ada 3 Dokumen Wajib
• Update Jumlah Kasus Infeksi Corona di Seluruh Dunia, China Mulai Bisa Atasi Penyakit Mematikan Ini
• Tidak Liburkan Sekolah karena Corona, Dinas Pendidikan Maros Hanya Keluarkan Imbauan
Sebelum melakukan perjalanan bisnis
1. Pastikan untuk mengetahui perkembangan terbaru dari penyebaran virus. Informasi tersebut dapat diakses di situs WHO ini.
Pertimbangkan manfaat dan risiko dari perjalanan bisnis yang akan dilakukan.
2. Hindari mengirim karyawan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit serius (seperti orang tua atau yang memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung, dan paru-paru) ke wilayah terinfeksi Corona.
3. Pastikan setiap orang yang akan berpergian ke wilayah terinfeksi Corona mendapatkan arahan dan petunjuk dari petugas kesehatan profesional.
4. Arahkan para karyawan yang akan melakukan perjalanan bisnis untuk selalu membawa hand sanitizer yang mengandung alkohol sebagai alternatif lain cuci tangan.
Tak hanya itu, jangan lupa bawa masker.
• Abaikan Virus Corona, Besok Siswa SMK se-Sulsel Tetap Ujian Nasional
• Dua Pekan Lalu Makan Malam Bareng Menhub yang Positif Corona, Wali Kota Parepare Periksa Kesehatan
• Virus Corona Mengancam, Mulai 17 Maret Siswa PAUD, SD dan SMP di Makassar Belajar Lewat WhatsApp
Saat perjalanan bisnis
1. cuci tangan secara teratur dan usahakan untuk berjarak setidaknya satu meter dengan orang lain.
Jika ada yang batuk pilek, sebaiknya langsung tutup hidung dan mulut pakai masker
2. Pastikan para karyawan mengetahui apa yang harus dilakukan dan siapa yang harus dihubungi ketika mereka mulai merasa kurang sehat.
3. Ikuti aturan pemerintah setempat. Misal, jika pemerintah melarang untuk datang ke lokasi tertentu, hindari untuk pergi ke lokasi tersebut.
Para karyawan harus mengikuti aturan yang ditetapkan di lokasi terkait.
• LOGIN sensus.bps.go.id Cara Isi Sensus Penduduk Online 2020, NIK KK Harus Valid, Ada 3 Dokumen Wajib
• Tidak Liburkan Sekolah karena Corona, Dinas Pendidikan Maros Hanya Keluarkan Imbauan
• TERNYATA Hoaks, Mega Bintang Juventus Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Pasien Corona
Setelah kembali dari perjalanan bisnis
1. Memantau kondisi kesehatan diri selama 14 hari berikutnya dan periksa suhu tubuh dua kali sehari.
2. Mengisolasi diri sendiri ketika mulai mengalami batuk ringan dan demam.
3. Hindari interaksi dengan orang lain.
4. Hubungi pihak pelayanan kesehatan publik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panduan Mencegah Virus Corona Saat Perjalanan Dinas atau Bisnis", https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/15/094826123/panduan-mencegah-virus-corona-saat-perjalanan-dinas-atau-bisnis?page=all#page3.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/presiden-ri-joko-widodo-atau-jokowi-1-3122019.jpg)