Warga Takalar Suspek Corona

Dirujuk ke RS Wahidin, Warga Takalar Dinyatakan Tidak Suspek Corona

Warga Kabupaten Takalar yang dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo dinyatakan tidak memenuhi syarat indikasi suspek Corona.

Dirujuk ke RS Wahidin, Warga Takalar Dinyatakan Tidak Suspek Corona
Sc int
Virus Corona 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Warga Kabupaten Takalar yang dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo dinyatakan tidak memenuhi syarat indikasi suspek Corona.

Warga Takalar tersebut sempat dirujuk dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle Takalar karena menderita demam dan batuk.

RSUP Wahidin Sudirohusodo menyampaikan bahwa rujukan indikasi suspec Corona itu tidak diterima.

"Pasien ini tidak diterima proses rujukannya karena tidak memenuhi syarat indikasi suspect/pasien dalam pengawasan (PDP)," kata Humas RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dewi Risky Nirmala saat dikonfirmasi wartawan Minggu (8/3/2020).

Dewi mengatakan bahwa pasien itu hanya menderita infeksi penyakit lain, bukan suspek Corona.

"Bukan suspect Corona, lebih kepada penyakit infeksi lain," katanya.

Sebelumnya, hasil laboratorium RSUD Padjonga Daeng Ngalle beredar luas di Grup WhatsApp warga Takalar sejak Sabtu (7/3/2020) malam.

Hasil laboratorium itu menyebutkan bahwa warga Takalar itu diduga suspek Corona.

Direktur RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Asriadi Ali mengatakan, bahwa pasien tersebut menderita demam dan batuk.

Pasien itu juga memiliki riwayat umrah di tanah suci beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved