Tewas di Kebun Sawit

Motif Pembunuhan di Baras Pasangkayu, Awalnya Korban Tampar Pelaku

Pembunuhan sadis di Desa Motu, Kecamatan Baras, Pasangkayu, Sulbar, diduga dilatar belakangi kesalahpahaman.

Motif Pembunuhan di Baras Pasangkayu, Awalnya Korban Tampar Pelaku
Humas Polres Mamuju Utara
Pelaku pembunuhan di Baras Pasangkayu usai dijemput polisi di rumahnya dan dibawa ke Reskrim. Pembunuhan sadis di Desa Motu, Kecamatan Baras, Pasangkayu, Sulbar, diduga dilatarbelakangi kesalahpahaman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PASANGKAYU - Pembunuhan sadis di Desa Motu, Kecamatan Baras, Pasangkayu, Sulbar, diduga dilatar belakangi kesalahpahaman.

S (21) nekat habisi nyawa korban (Yunus) dikebun sawit. Kepala korban nyaris putus ditebas parang oleh pelaku.

Kapolres Mamuju Utara AKBP Leo H Siagian mengatakan dari keterangan tersangka kejadian berawal saat korban menghadang pelaku saat melintas mengendari motor.

"Setelah ditahan korban mendatangi tersangka dan menampar. Emosi pelaku tersulut,"kata AKBP Leo berdasarkan pengakuan pelaku.

"Tersangka katakan, janganko pukulka lagi, kerena kalau mu pukulka lagi ku lawanko itu," begitu pengakuan pelaku kepada polisi sebelum nekat habisi nyawa korban.

Korban yang masih kesal kepada tersangka kemudian mencabut badik dan menyerang tersangka namun serangan yang lancarkan dapat dihindari.

Tersangkapun ikut mencabut parangnya dan langsung menebas badan dan tangan korban.

Korban yang masih sanggup berdiri dan masih melawan, kembali mendapat serangan dari tersangka dan menebas pada bagian belakang kepala berulang kali kemudian korban langsung jatuh ke tanah dan pelaku meninggalkan lokasi menuju rumahnya.

"Jadi kesimpulan sementara motif kasus ini adalah salah paham, namun polisi masih mendalami apa motif yang sebenarnya hingga terjadi perkelahian antar korban dan pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik,"tuturnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Saat ini sudah ditahan di Mapolres untuk menjalani proses hukum. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved