Polres Palopo

Warga Ngaku Dimintai Rp 800 Ribu, Reaksi Kasat Lantas Polres Palopo

Kepada TribunPalopo.Com, Iptu Ramli menjelaskan, anggota nya hanya menjelaskan jika motor yang ditangkap karena balap liar memiliki denda minimal Rp 8

Warga Ngaku Dimintai Rp 800 Ribu, Reaksi Kasat Lantas Polres Palopo
hamdan/tribunpalopo.com
Suasana Kantor Lalulo Polres Palopo di Jl Kelapa, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Ramli jika ada anggota nya meminta uang Rp 800 ribu kepada masyarakat yang mengurus motor ditilang.

Kepada TribunPalopo.Com, Iptu Ramli menjelaskan, anggota nya hanya menjelaskan jika motor yang ditangkap karena balap liar memiliki denda minimal Rp 800 ribu.

"Bagaimana ceritanya Dinda. Anggota saya menjelaskan memang ada denda minimal Rp 800 untuk motor yang terlibat balapan liar," jelasnya.

Iptu Ramli menambahkan, pihaknya memang menindak tegas aksi balap liar di Palopo.

Ini menjadi prioritas dari Kapolres Palopo.

"Kita tindak tegas dinda. Ini sudah perintah Kapolres," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Layanan Polisi Lalu Lintas di Polres Palopo dikeluhkan warga, Senin (10/2/2020).

Keluhan itu datang saat salah satu warga Palopo yang enggan disebutkan namanya.

Dirinya harus mengeluarkan uang Rp 800 ribu saat mengurus motornya yang sedang ditilang.

"Saya urus motor yang ditilang. Harus ikut sidang tapi waktunya cukup lama. Alternatif lain saya harus bayar Rp 800 ribu supaya cepat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved