Tribun Wajo

Kegembiraan 4 Dhuafa Wajo, Dapat Bantuan dari At-taubah Channel Peduli

4 kaum dhuafa yang disantuni At-taubah Channel Peduli Wajo di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo

Kegembiraan 4 Dhuafa Wajo, Dapat Bantuan dari At-taubah Channel Peduli
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
At-taubah Channel Peduli Wajo menyakurkan santunan di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Jumat (7/2/2020) malam. 

TRIBUN-WAJO.COM, GILIRENG - Kemiskinan masih menjadi pemandangan umum di Kabupaten Wajo.

Bagaimana tidak, masih banyak masyarakat tidak mampu yang bertebaran, hidup di gubuk-gubuk reyot, tanpa ada penerangan di malam hari dan cuma menggunakan pelita.

Seperti yang terlihat pada kediaman 4 kaum dhuafa yang disantuni At-taubah Channel Peduli Wajo di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Jumat (7/2/2020) malam.

Yakni seorang penggarap lahan yang hidup sebatangkara bernama La Cundu (80) di Desa Polewalie.

Lalu perempuan tua bernama Beda (70), Jengi (80) yang hidup bersama anaknya yang cuma buruh pabrik, dan Muna (80) yang sehari-hari membuat bakul. Tiga nama terakhir tinggal di Desa Abbattireng.

Salah satu kaum dhuafa, Muna sangat bersyukur atas adanya santunan yang disalurkan oleh At-taubah Channel Peduli.

"Alhamdulillah, syukur sekali ini, apalagi saya sudah tua dan cuma bisa bikin bakul 1 dalam seminggu, harganya juga paling mahal 25 ribu," katanya, dalam bahasa Bugis.

Selain itu, dirinya mengungkapkan sangat ingin menikmati cahaya di malam hari di dalam rumahnya kecilnya.

Sementara itu, Mediator Anak Yatim dan Kaum Dhuafa At-taubah, Muhammad Akbar Gunawan menyebutkan, bahwa santunan yang disalurkan merupakan permintaan dari donatur.

"Kita sudah menyalurkan santunan sebagaimana amanah dari donatur kita untuk kaum dhuafa, semoga ini bisa meringankan beban mereka," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved