OTT Camat Simbang

Kejari Maros Jadwalkan Tahap Dua Kasus OTT Dugaan Pungli Hatta

Hatta di OTT bersama stafnya bernama Sofyan. Mereka ditetapkan sebagai tersangka pungli pada Jumat (30/8/2019) lalu.

Kejari Maros Jadwalkan Tahap Dua Kasus OTT Dugaan Pungli Hatta
Facebook
Camat Simbang, Muhammad Hatta, Jumat (30/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan Pungutan liar (pungli) eks camat Simbang, Muhammad Hatta, sempat heboh lalu menghilang tahun 2019 lalu.

OTT tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros.

Hatta di OTT bersama stafnya bernama Sofyan.  Mereka ditetapkan sebagai tersangka pungli pada Jumat (30/8/2019) lalu.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Maros, Dhevid Setiawan mengaku, kasus tersebut masih ditangani dengan baik.

Bahkan Kejari sudah menjadwalkan akan melakukan tahap dua. 

"Kasus ini masih jalan. Rencananya, bulan ini kami lakukan tahap dua," kata Dhevid, Kamis (16/1/2020).

Soal penahanan tersangka, Dhevid belum bisa memastikan. Alasannya, hal tersebut merupakan kewenangan Pidana Khusus (Pidsus). 

"Soal itu, Pidsus yang tahu," kata dia.

Perkembangan kasus tersebut disampaikan oleh Kejari, setelah peneliti Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Hamka, menyoroti.

"Kasus OTT Camat Simbang ini awalnya heboh. Bahkan seolah menjadi sebuah prestasi atau gebrakan yang dilakukan oleh Kejari Maros," kata Hamka.

Halaman
1234
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved