Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bansos

22.469 Keluarga di Maros Terima BPNT, Skema Penyaluran Berubah

Sebanyak 22.469 keluarga di Maros terima BPNT tahun 2025. Skema penyaluran berubah jadi per tiga bulan, nilai bantuan tetap Rp200 ribu per bulan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Humas Pemda Maros
BANSOS MAROS -  Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar dalam kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan anak beberapa waktu lalu. Sebanyak 22.469 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maros dipastikan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2025. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Sebanyak 22.469 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dipastikan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2025.

Kepala Dinas Sosial Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, menyebut skema penyaluran bantuan tahun ini berbeda dari sebelumnya. 

Di tahun 2024 bansos disalurkan dua bulan sekali.

Tahun 2025 setiap tiga bulan.

“Periode penyaluran tahun ini ada empat kali, yaitu Januari–Maret, April–Juni, Juli–September, dan Oktober–Desember,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Meski penyaluran dilakukan per tiga bulan, jumlah bantuan tetap untuk 12 bulan.

Setiap KPM menerima Rp200 ribu per bulan, sehingga satu kali pencairan bernilai Rp600 ribu.

“KPM BPNT diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai alat transaksi di ATM dan bisa digunakan di bank manapun,” jelasnya.

Data penerima ditetapkan Kementerian Sosial berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Masyarakat kategori miskin, terutama desil 1 hingga 5, menjadi prioritas utama.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian kepada warga Maros.

Ia menilai bantuan ini penting untuk meringankan beban hidup keluarga kurang mampu.

“Pemkab Maros akan terus mengawal agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran,” sebutnya.

Penerima asal Simbang, Hamida, senang dapat bantuan.  

Suaminya bekerja buruh harian.

Sementara harga bahan pokok terus naik.

“Sangat membantu, apalagi sekarang bahan pokok pasar mahal, sementara pemasukan masih begini-begini saja,” katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved