Mutasi Pejabat Bulukumba Amduradul

1 Jabatan 3 Pejabatnya, Mutasi Pemkab Bulukumba Disorot Aktivis

Mutasi pejabat eselon II, III, dan IV pada 3 dan 7 Januari 2020 lalu, dinilai sarat akan kepentingan pribadi.

1 Jabatan 3 Pejabatnya, Mutasi Pemkab Bulukumba Disorot Aktivis
firki/tribunbulukumba.com
Mutasi pejabat jilid I, di ruang pola Kantor Bupati Bulukumba, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Rotasi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), disorot aktivis.

Mutasi pejabat eselon  II, III, dan IV pada 3 dan 7 Januari 2020 lalu, dinilai sarat akan kepentingan pribadi.

Mutasi yang dilakukan oleh Bupati AM Sukri Sappewali, disinyalir berbau nepotisme.

Pasalnya, banyaknya posisi pejabat yang ditempatkan tidak sesuai dengan bidang dan keahliannya.

Dan hal tersebut diduga melibatkan Kepala Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi.

Aktivis Bulukumba Rudy Tahas, menilai mutasi yang dilakukan bupati pada jilid I, 3 Januari 2020, terdapat posisi yang dijabat tapi tidak berdasarkan hasil job fit, yakni pada posisi staf ahli.

Sementara pada mutasi jilid II di tanggal 7 Januari 2020, kembali ditemukan kejanggalan.

Yakni adanya satu posisi yang duduki oleh tiga orang pejabat, yakni di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

"Kinerja Kepala BKPSDM tidak becus karena selama memimpin, selalu terjadi kejadian yang serupa," ujar Rudy Tahas, kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Olehnya, aktivis yang kerapa disapa Njet itu, meminta AM Sukri Sappewali untuk mencopot bawahannya itu.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved