BPJS Kesehatan Bone

Telat Bayar Klaim Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Cabang Bone Akui Defisit

Pemanggilan tersebut untuk membahas telatnya pembayaran BPJS Kesehatan Bone ke sejumlah Rumah Sakit(RS).

Telat Bayar Klaim Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Cabang Bone Akui Defisit
justang/tribunbone.com
Komisi IV DPRD Bone dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Bone dr A Ryad Baso Padjalangi memanggil BPJS Kesehatan Cabang Watampone dalam rapat dengar pendapat di kantor DPRD Bone, Jl Kompleks Stadion Lapatau, Kota Watampone, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Komisi IV DPRD Bone memanggil BPJS Kesehatan Cabang Bone dalam rapat dengar pendapat di kantor DPRD Bone, Jl Kompleks Stadion Lapatau, Kota Watampone, Rabu (8/1/2020).

Pemanggilan tersebut untuk membahas telatnya pembayaran BPJS Kesehatan Bone ke sejumlah Rumah Sakit(RS).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Bone dr A Ryad Baso Padjalangi didampingi wakilnya A Muh Salam serta sejumlah anggota Komisi IV.

dr A Ryad Baso Padjalangi meminta BPJS Kesehatan Bone memperbaiki pelayanan kesehatan.

Apalagi menurutnya, pemerintah daerah sudah memenuhi kewajibannya dengan tepat waktu membayar Penerima Bantuan Iuran(PBI).

"Jadi apa sebenarnya masalah BPJS Kesehatan Bone belum membayar sejumlah Rumah Sakit, sementara pemerintah daerah sudah penuhi kewajibannya membayar BPJS Kesehatan," kata A Ryad Baso Padjalangi.

Namun pembayaran Pemerintah Daerah tepat waktu, tidak diikuti dengan BPJS Kesehatan yang selalu telat membayar Rumah Sakit(RS).

Kepala BPJS Kesehatan Watampone Hartono menyebutkan pihaknya telat membayar ke empat Rumah Sakit lantaran BPJS mengalami defisit.

"Ini hampir semua kantor cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia memang mengalami kondisi keuangan yang defisit," kata Hartono.

Kata dia, kondisi keuangan defisit di mana biaya pelayanan kesehatan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan iuran diterima.

"Namun dengan adanya kenaikan iuran yang mulai berlaku Januari 2020 ini kondisi keuangan ini bakal membaik yang muaranya juga pada peningkatan pelayanan," kata Hartono.

Dia menyebut otomatis juga pembayaran ke sejumlah Rumah Sakit tidak bakal terlambat.

Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Bone A Kasma Padjalangi serta Kepala Rumah Sakit daerah dan swasta Bone.

Hadir pula Kepala Dinas Sosial A Promal Pawi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bone A Siswa Karim.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved