Kesehatan

Beredar di WA, Cara Hindari Kematian Mendadak, Pentingnya 3x½ Menit, Ini Kata Dokter Spesialis Saraf

Baru-baru ini beredar artikel tentang informasi cara mencegah terjadinya stroke muda (kematian mendadak) di grup Whatsapp.

Beredar di WA, Cara Hindari Kematian Mendadak, Pentingnya 3x½ Menit, Ini Kata Dokter Spesialis Saraf
Shutterstock
Ilustrasi stroke - Beredar di WhatsApp, Cara Hindari Kematian Mendadak, Pentingnya 3x½ Menit, Ini Kata Dokter Spesialis Saraf 

2. Duduk di tempat tidur selama ½ menit

3. Turunkan kaki dan duduk di tepi ranjang selama ½ menit.

"Setelah 3 x ½ menit yang dilakukan tanpa harus membayar sesenpun, otak tidak akan anaemic dan jantung tidak akan mengalami kegagalan, mengurangi jatuh dan meninggal ketika bangun tengah malam,".

Bursa Liga Inggris - Man United Buru Emre Can? Aubameyang Bertahan, Arsenal Beli Pemain, Chelsea?

Bursa Pemain PSM - M Rahmat ke Bali United, PSIS Gaet Rizky Pellu? Lalu Wiljan Pluim? Ini Kata Appi?

Terkait artikel yang beredar tersebut, Tribun Timur mengkonfirmasi langsung ke dokter ahli atau spesialis tentang informasi kematian mendadak dan manfaat 3x1/2 menit.

Bantahan atas informasi tersebut diberikan dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar yakni dr Achmad Harun Muchsin SpN.

Menurut Achmad Harun, kematian mendadak terjadi akibat hilangnya asupan ke otak secara tiba-tiba.

Kondisi ini, lanjut dokter Achmad, seringkali diakibatkan karena gangguan jantung, pembuluh darah, dan darah itu sendiri.

"Jadi (stroke) multifaktor, bukan hanya sertamerta berubah posisi dari rendah ke tinggi dapat menyebabkan kematian mendadak ataupun stroke," kata alumnus Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Lebih lanjut dokter Achmad Harun mengatakan stroke ada dua macam yakni sumbatan dan perdarahan.

Banjir Jakarta, Menteri PUPR Basuki Vs Gubernur Anies Baswedan Adu Pendapat! Ini Komentar Pengamat?

Dharma Wanita Persatuan LPMP Sulsel Adakan Bimtek Literasi Digital, Remaja Diajar Buat Meme & Video

"Stroke sumbatan terjadi akibat berkurangnya suplai darah otak, biasanya akibat sumbatan karena lemak, plak, ataupun penyempitan pembuluh darah di otak," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved