OPINI

Jangan Berharap Kembang Api di Jepang saat Tahun Baru

Tahun ini berkesempatan tahun baru di Jepang , saya memutuskun untuk melewatkan tahun baru di kota tempat universitas saya berada, Nagoya.

Jangan Berharap Kembang Api di Jepang saat Tahun Baru
Citizen Reporter
Mahasiswa program Master , Nagoya City University 

TRIBUN-TIMUR.COM - Menuntut studi di Jepang menuntut saya menemui banyak perbedaan, mulai dari perbedaan cuaca yang ekstrim, perbedaan budaya , gaya hidup  dan kultur.

Tahun ini berkesempatan tahun baru di Jepang , saya memutuskun untuk melewatkan tahun baru di kota tempat universitas saya berada, Nagoya.

Awalnya buat rencana di Tokyo, tapi tak satupun dr teman yang mau , krn kepadatan di Tokyo saat tahun baru sangat tinggi dan sama saja , tak ada kembang api .

Ekspektasi sy tentang kembang api yang fantastik betul betul pudar.

Orang orang jepang sebagian besar memutuskan stay di rumah, mereka menonton program musik populer di televisi atau mengunjungi kuil atau candi di tengah malam.

Kami memutuskan mengadakan makan malam yang hangat, teman saya memasak makanan Turkey.

Setelah itu kita mengunjungi kuil di tempat yang berbeda.

Ternyata di sana jauh lebih padat dibanding di Nagoya Castle . Ada banyak org yang datang berdoa dan membaca kartu keberuntungan mereka (O-mikuji) .

Sebelum berdoa, ritualnya mereka melemparkan koin ke depan kuil lalu berdoa.

Pengunjung memberi mereka beberapa yen lalu secara acak memilih dari salah satu kotak.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved