Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ternak Sapi Berkeliaran di Bulukumba

Sudah 10 Tahun Ternak Sapi Warga Berkeliaran di Dalam Kota Bulukumba

Sebanyak dua ekor sapi berkeliran di badan jalan tersebut, tanpa pengikat dan tanpa pengembala.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Syamsul Bahri
Firki/Tribun Bulukumba
Hewan ternak sapi kembali terlihat berkeliaran di tengah pusat Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/12/2019) siang. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Hewan ternak sapi kembali terlihat berkeliaran di tengah pusat Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/12/2019) siang.

Seperti yang terlihat di Jl Samratulangi Bulukumba, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu.

Sebanyak dua ekor sapi berkeliran di badan jalan tersebut, tanpa pengikat dan tanpa pengembala.

Bahkan, ternak sapi itu memakan rumput dan bunga yang berada di tengah jalan dengan rute jalur dua itu.

Selain merusak pemandangan dan tanaman, ternak sapi ini juga membahayakan pengguna jalan.

Tak sedikit pengguna jalan yang melintas, terpaksa harus menurunkan kecepatan dengan mendadak.

Salah satunya disampaikan oleh Sandi, warga Benteng Malewang yang melintasi jalan provinsi ini.

"Jelas berbahaya. Kalau ini misal ditabrak kan merugikan kita. Kita berharap pihak terkait atau pemilik ternak lebih peka lah. Karena ini berbahaya," harap Sandi.

Hewan ternak sapi kembali terlihat berkeliaran di tengah pusat Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/12/2019) siang.
Hewan ternak sapi kembali terlihat berkeliaran di tengah pusat Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/12/2019) siang. (Firki/Tribun Bulukumba)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar (Kasatpol PP dan Damkar) Bulukumba, Andi Baso Bintang yang dikonfirmasi, mengaku, bahwa pihaknya rutin melakukan penertiban ternak liar.

"Astagfirullah, baru lagi itu. Mungkin dia (pemiliknya) tahu kalau lagi libur. Kita akan tindak lanjuti, terima kasih infota," jelas Andi Baso Bintang, melalui pesan WhatsApp.

Sekadar diketahui, sebelumnya, di lokasi yang sama pernah terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) akibat ternak sapi.

Yakni kendaraan mini bus yang melaju dari arah Jl Samratulangi menuju Jl Lanto Dg Pasewang, menabrak seekor sapi di jalan ini.

Ternak sapi yang tertabrak mati ditempat, sementara minibus tersebut penyok.

Sapi berkeliaran dalam kota ini tidak hanya kali ini saja tetapi pantauan Tribun sejak tahun 2009 lalu ternak sapi sudah ramai berkeliaran dalam kota. Hingga kini belum bisa dicegah. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved