Pembebasan Lahan Kereta Api

Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api, Warga Maros Bakal Terima Uang Sebanyak ini

Seperti yang dilaksanakan panitia pembebasan lahan rel kereta api, di Kantor BRI Cabang Maros, Jl Ratulangi, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu

Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api, Warga Maros Bakal Terima Uang Sebanyak ini
amiruddin/tribun-timur.com
Suasana pembayaran ganti rugi proyek kereta api di Maros, Rabu (18/12/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Pembebasan lahan yang menjadi lokasi proyek pembangunan rel kereta api Makassar-Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dilakukan.

Seperti yang dilaksanakan panitia pembebasan lahan rel kereta api, di Kantor BRI Cabang Maros, Jl Ratulangi, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (18/12/2019).

Sebanyak 37 bidang tanah resmi dibayarkan ganti ruginya.

Pembayaran ganti rugi tersebut, diketahui merupakan yang ketiga kalinya bagi pemilik lahan di Maros.

37 bidang tanah tersebut, memiliki luas sekitar 64.579 meter persegi.

Sedangkan jumlah pemilik lahan dari 37 bidang tanah itu, sebanyak 34 orang.

Sementara nilai ganti rugi yang dibayarkan, sebesar Rp 8,3 miliar lebih.

"Kita upayakan pembebasan lahan ini rampung sekitar Maret 2020," kata Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalur Kereta Api Wilayah Kabupaten Maros, Rizal Fathoni, kepada tribun-maros.com.

Ditambahkan Rizal Fathoni, pembayaran kali ini merupakan yang terakhir, untuk periode 2019.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros, Ansyar Kadir, berharap pembayaran ganti rugi lahan ke depannya, bisa semakin lancar.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved