TRIBUN WIKI

Album Instrumental 'Right Step' Gyant Hidayah, Jadi Jalur Kebenaran Setelah Belasan Tahun Berkarya

Gitaris asal Makassar, Gyant Hidayah membuktikan eksistensinya dalam dunia musik dengan kembali meluncurkan album terbaru

Album Instrumental 'Right Step' Gyant Hidayah, Jadi Jalur Kebenaran Setelah Belasan Tahun Berkarya
Sanovra/Tribun Timur
Album Instrumental 'Right Step' Gyant Hidayah, Jadi Jalur Kebenaran Setelah Belasan Tahun Berkarya 

Namun, alih-alih menargetkan penjualan yang tinggi. Gyant Hidayah ternyata memiliki pencapaian tersendiri.

Menurutnya keuntungan hanyalah nomor kesekian dari pencapaian penjualan albumnya.

"Ini adalah projek idealis dan bentuk eksistensi saya dalam karier sebagai solo gitar, jadi keuntungan itu hanya bonus," terangnya.

Ia juga mengatakan lebih memilih merilis langsung satu album ketimbang harus single per single.

"Karena instrumental yang ada dalam album Right Step ini saling berkesinambungan jadi kurang afdol rasanya jika harus didengarkan satu persatu," tuturnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkn bahwa fisik Right Step dipasarka terbatas.

"Karena, saya ingin yang mendengarkan karya saya adalah orang yang tepat," tuturnya.

Baginya, percuma sebuah album di produksi dalam jumlah yang banyak namun tak didengarkan.

Gyant Hidayah pun mengatakan telah mendapat pesanan dari beberapa musisi yang ingin mendengarkan karyanya tersebut.

 Tumbu Tumbu Blanga

Menariknya, album tersebut memiliki salah satu lagu daerah 'Tumbu Tumbu Blanga' yang diaransemen Gyant Hidayah.

Lagu tersebut juga merupakan karya favorit Gyant diantara 8 lagu yang dibuatnya.

"Ini sangat spesial bagi saya," tuturnya.

Ia mengatakan sangat bangga dengan hasil-hasil karya musisi dahulu terutama dengan lagu daera Tumbu-Tumbu Blanga.

Lagu yang merupakan lagu permainan pada saat masih kecil tersebut dibuat Gyant lebih energik dan dengan warna instrumen yang lebih kekinian.

Ia mengatakan lagu tersebut menjadi identitasnya sebagai warga Indonesia sekaligus Sulawesi Selatan.

"Indonesia punya banyak keanekaragaman yang tentunya dapat diangkat dan menjadi go international," terangnya.

Ia juga berharap agar karya instrumentalnya kali ini mendapat minat dihati para pecinta musik.

"Saya berharap musik instrumental bisa mendapat tempat baik untuk para pendengan mainstream maupun non mainstream," jelasnya.

Pengamat Musik

Dalam acara perilisan tersebut hadir pula dua narasumber sekaligus pengamat musik Makassar untuk mengkritisi serta memberi masukan langsung terhdap karya terbaru Gyant Hidayah yang bertajuk Right Step.

Mereka adalah Ketua Makassar Rock and Blues, Andi Irfan Jaya, dan Founder Milisi Id, Iko.

Iko mengatakan karya lagu Gyant Hidayah patut diapresiasi terlepas dari sepak terjangnya berkecimpung di dunia musik.

"Album ini adalah sebuah hasil pikiran yang hadir melalui hati. Dan tak boleh mengkotakkan karya pada sebuah genre. Karena hal itulah yang akan memberi sekat para pendengar untuk mendengarkan musik," jelasnya.

Menurut Iko, biarlah instrumen demi instrumen masuk ke telinga dan di telaah dengan hati.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Makassar Rock and Blues, Andi Irfan Jaya mengatakan karya Gyant mampu memberi legacy.

"Bukan hanya kepada dirinya, tapi juga buat para generasi muda," jelasnya.

List Instrumental Right Step

Engine Start- Semua aktifitas akan selalu bergantung dengan cara kita memulai dan mengakhirinya

Wedding Singer- Tidak banyak yang tahu suka duka seseorang dalam mengarungi hidup, kadang manis yang terlihat tapi pahit saat diraskan pun begitu dengan kehidupan seorang wedding singer.

Millenium Boy- Anak milenial tumbuh dengan semangat untuk terlihat lebih segalanya dari teman temannya yang lain walaupun hrus mengorbankan uang jajan sekolah.

Waiting for The Sunrise- Di tengah rutinitas dan kesibukan kerja yang membosankan terapi melihat matahari pagi adalah salah satu cara untuk tetap tenang ditengah kondisi dapur yang sudah mulai kehilangan asap.

Right Step- Anda tidak perlu berlari dengan kecepatan tinggi, Anda hanya perlu berada pada posisi dan langkah yang tepat agar lebih unggul dari yang lain.

Tumbu Tumbu Blanga- Nostalgia yang paling dirindukan adalah masa dimana kita tumbuh bermain dan tidak ada yang bisa menghentikan kita bermain kecuali adzan maghrib.

Feeling Worried- Khawatir dan cemas itu manusiawi asal jangan sedikit sedikit cemas

Signal Trouble- Si signal ini memang kadang buat kita jadi sangat marah, apalagi kelak bertemu dia di desa terpencil, huft, rumah dia dimana sih?

Tentang Album:

Title of Album: Right Step

Rilis: Senin, 9 Desember 2019 @ Titik Kumpul Studio

All Track by Gyant Hidayah

Produceb by Tommy Maranua & Gyant Hidayah

Recorded: GGS Studio Makassar & Tommy Maranua, Studio Surabaya

Used: AIJ Guitars

Mixed and Mastered: Tommy Maranua at TM Studio Surabaya

Cover Concept Album: Anshar Aminullah & Alqadri Kurniawan

Photo: Erick

Artwork Design: Alqadri Kurniawan

Sosial media:

Instagram: @gyanthidayah

Facebook: Gyant Hidayah 

Youtube: Gyant Hidayah

(*)

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved