Tribun Jeneponto

Dikembalikan Kejaksaan, Polisi Lengkapi Berkas Kasus Korupsi Jembatan Bosolia Jeneponto

Dikembalikan Kejaksaan, Polisi Lengkapi Berkas Kasus Korupsi Jembatan Bosolia Jeneponto

Dikembalikan Kejaksaan, Polisi Lengkapi Berkas Kasus Korupsi Jembatan Bosolia Jeneponto
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman 

Penetapan kelima tersangka tersebut dilakukan sejak 20 Agustus 2019 lalu.

Boby menjelaskan kelima tersangkan dijerat dengan UU pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Pasal yang dipersangkakan adalah pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 undang undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Boby, Kamis (22/8/2019) lalu.

"Sebagaimana diubah dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," jelasnya.

Boby menambahkan dari proses penyidikan, penyidik telah memperoleh alat bukti yang sah untuk menetapkan tersangka.

Menurut Boby Pagu anggaran pembangunana jembatan yang berlokasi di Kampung Bosolia, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto mencapai Rp 6.000.000.000.

Dengan nilai kontrak Rp 4.045.491.000 dengan kerugian negara akibat perbuatan tersebut mencapai Rp 644.573.148.78.

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved