Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Palestina di Masjid Ikhtiar Tamalanrea, ACT Sulsel Konferensi Pers

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan 26 orang martir yang menjadi korban serangan Israel ke sejumlah wilayah Gaza, Selasa (12/11).

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ansar
ACT
Aksi Cepat Tanggap (ACT) takziah ke kediaman orang tua Alfin di Jl Wailatu, Kompleks Batu Gaja, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, sekaligus menyerahkan santunan kepada keluarga Alfin sebesar Rp100 juta. (ACT) 

"Insyaallah, lembaga ini berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan dan memastikan mereka melewati musim dingin dan eskalasi serangan tanpa dihantui kondisi yang mencekam"

"Kami umat muslim Indonesia dan berharap seluruh muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Head Of Program ACT Sulsel, Nur Ali Akbar menyatakan bahwa bantuan sudah dipersiapkan dan akan diberikan untuk merespon situasi darurat terkini di Gaza, utamanya adalah bantuan medis.

Hingga saat ini, ada beberapa bantuan yang telah disiapkan, yaitu posko First Response.

Posko ini digunakan untuk melayani dan menangani kasus gawat darurat untuk para korban.

Posko akan didirikan di beberapa kegubernuran di Jalur Gaza, khususnya yang berada di dekat perbatasan-perbatasan.

Kedua, ACT menyiapkan bantuan medis lanjutan bagi para korban yang membutuhkan penanganan lebih serius/operasi hingga bantuan penyedian alat bantu prostetik (artificial limbs).

Selain itu, ACT akan memberikan bantuan santunan bagi anggota keluarga yang ditinggal wafat karena menjadi korban agresi tersebut.

“Bantuan medis sesungguhnya telah berjalan sejak perayaan Great Return March (GRM) sejak 20118, hingga setiap Jumat saat GRM itu diperingati di perbatasan-perbatasan," tuturnya.

ACT membuka posko kesehatan di perbatasan, termasuk memberikan layanan kesehatan mobile kepada warga Gaza ke beberapa klinik kecil, sekolah-sekolah atau pusat-pusat komunitas warga di Gaza.

 Hingga saat ini, bantuan penyediaan Bank Darah yang diinisiasi ACT juga dimanfaatkan untuk warga Gaza yang menjadi korban serangan.

Kolaborasi ACT dengan Central Blood Association di Khan Younis Gaza, tersedia di banyak titik di jalur Gaza, seperti di universitas, di masjid, dan di tempat umum lainnya.

Sejak September lalu, ACT telah menargetkan kesediaan 1.000 kantong darah untuk menyuplai kebutuhan pasien-pasien di Gaza.

Hingga Desember nanti, 1.000 kantong darah ditargetkan mampu memenuhi jumlah kebutuhan darah di Gaza.

Aksi Cepat Tanggap terus mengajak masyarakat dermawan untuk bersama membantu warga terdampak konflik kemanusiaan di Palestina.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved