Desak Presiden Mekarkan Luwu Tengah, Aliansi Wija To Luwu Kembali Gelar Aksi Tutup Jalan

Korlap aksi, Muhammad Ilham mengatakan, aksi yang dilakukan atas kekecewaan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang tak kunjung memekarkan Kabupat

Desak Presiden Mekarkan Luwu Tengah, Aliansi Wija To Luwu Kembali Gelar Aksi Tutup Jalan
Desy Arsyad/Tribun Luwu
Aliansi Wija To Luwu menggelar aksi pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, di Desa Bolong, Kecamatan Walenrang, Luwu, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu kembali menggelar aksi di jalan poros Walenrang Lamasi, Kamis (14/11/2019) sore.

Tepatnya di Jembatan Bolong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Polsek Baebunta Luwu Utara Ciduk Pelaku Penganiayaan di Rantepaccu

Pensiunan Bank BRI Palopo Tewas Setelah Laka Lantas

Aksi mereka ini diwarnai dengan bakar ban bekas, hingga menutup jalan poros.

Mereka juga memblokade jalan dengan pohon, membuat arus lalu lintas macet total.

Korlap aksi, Muhammad Ilham mengatakan, aksi yang dilakukan atas kekecewaan terhadap pemerintah Republik Indonesia yang tak kunjung memekarkan Kabupaten Luwu Tengah.

Di Balik Damainya Rumah Apung di Danau Tempe Wajo

SKOR 1-1, Live Streaming TV Online Indosiar Persebaya vs PSM Makassar, Tonton di HP Tanpa Buffer

Padahal perjuangan mereka sudah berlangsung sejak dulu, namun hingga kini belum juga mendapatkan titik terang.

" Setiap tahun kami turun mendesak pemerintah untuk memekarkan daerah kami, namun tidak didengarkan. Bahkan saudara-saudara kami seperjuangan telah korban jiwa demi Luwu Tengah," kata Ilham.

Ilham mengatakan jika Papua Selatan bisa dimekarkan pemerintah RI. Mengapa Luwu Tengah tidak bisa.

" Kami mendesak presiden RI untuk segera melakukan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) dan segera memekarkan Kabupaten Luwu Tengah," ucapnya.

Sebelumnya, Mahasiswa yang melakukan aksi memblokade jalan poros Trans Sulawesi, di Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, Selasa (12/11/2019).

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved