Sengketa Lahan di Gowa Berujung Maut

Mayat Tanpa Kepala di Gowa Dimakamkan di Jeneponto

Ia dikebumikan di pekuburan keluarga di Kampung Balombong, Kelurahan Camba Jawa, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

Mayat Tanpa Kepala di Gowa Dimakamkan di Jeneponto
ari maryadi/tribungowa.com
Suasana di rumah duka, Daeng Sampara Bin Dading yang menjadi korban pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Daeng Sampara Bin Dading, korban pembunuhan sadis oleh pamannya telah dimakamkan di Kabupaten Jeneponto.

Ia dikebumikan di pekuburan keluarga di Kampung Balombong, Kelurahan Camba Jawa, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

"Korban sudah dimakamkan di Kabupaten Jeneponto atas permintaan anaknya yang berada di sana," kata Camat Biringbulu, Yasmin Basri, Senin (11/11/2019).

Berikut Tips Dokter Koboi Cara Ngemil Sehat Walaupun Sedang Bekerja

Sesaat setelah ditemukan tidak bernyawa dan tanpa kepala, korban sempat dibawa ke Puskesmas Tonrorita untuk dilakukan visum pada pukul 10:30.

Hasil visum menunjukkan leher korban putus. Kemudian luka siku tangan kanan, dan jari tangan kiri.

Setelah divisum, korban dibawa ke rumahnya di Dusun Batueja untuk dimandikan.

Promo 11.11, Paket Sembako Paling Diburu di Lotte Mart Panakukang dan iLotte

Daeng Sampara dihabisi oleh pamannya gara-gara sengketa lahan.

Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.00 Wita Senin (11/11/2019) pagi.

Tempat kejadian perkara di sebuah kebun di Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Berikut Tips Dokter Koboi Cara Ngemil Sehat Walaupun Sedang Bekerja

Kepala Desa Taring, Abdul Azis Gassing menuturkan, pelaku dan korban sudah lama memiliki sengketa lahan.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved